Pekanbaru, Petrominer – Ikatan Ahli Teknik Perminyakan Indonesia (IATMI) telah memilih Ketua Umum barunya dalam Kongres XVII yang diselenggarakan di Semarang, Jawa Tengah, pada 2 Juli 2025 lalu. Andre Wijanarko terpilih sebagai Ketua Umum IATMI periode 2025-2028.
Andre bukanlah nama asing di kancah industri minyak dan gas (migas) Indonesia. Saat ini, dia menjabat sebagai General Manager (GM) PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) Zona Rokan. Terpilihnya pria kelahiran Sidoarjo, Jawa Timur ini bukan hanya penyegaran bagi organisasi ahli perminyakan nasional, melainkan juga menjadi suatu kebanggan besar bagi PHR Zona Rokan.
Terpilihnya Andre sebagai Ketua Umum IATMI sekaligus membuktikan kapabilitas kepemimpinan serta dedikasinya sangat tinggi dalam mengembangkan industri hulu migas nasional.
Mengapa tidak, di bawah kepemimpinannya, PHR Zona Rokan yang merupakan wilayah kerja migas terbesar di Indonesia kini terus menunjukkan kinerja positif. Dengan pelbagai inovasi dan kecakapannya menjaga ritme komunikasi dalam organisasi industri di Rokan, Andre mampu mempertahankan PHR Zona Rokan sebagai produsen minyak terbesar nasional hingga saat ini.
Bersama IATMI, Andre komitmen untuk memperkuat ketahanan energi nasional dan memajukan teknik perminyakan di Indonesia di tengah tantangan transisi energi, tranformasi digital serta tuntutan tenaga kerja yang kian kompetitif dan adaptif.
“Terima kasih atas kepercayaan yang diberikan. Tentunya ini menjadi suatu kehormatan dan tanggung jawab yang tidak ringan. Mohon dukungan segenap ahli perminyakan untuk bersama-sama memberikan kontribusi nyata dalam menjaga ketahanan energi di tengah tantangan maupun peluang industri di masa depan,” ungkap Andre usai pemilihan waktu itu.
Dalam visinya, Andre bertekad menjadikan IATMI sebagai organisasi yang inklusif dalam pengembangan kompetensi ahli perminyakan serta berkontribusi dalam industri migas dan transisi energi menuju swasembada energi.
Dia juga menegaskan bahwa IATMI akan fokus pada peningkatan kompetensi anggota secara berkelanjutan melalui pelatihan, pengembangan dan publikasi ilmiah yang berkualitas. Begitu pula mendukung kemajuan industri migas melalui advokasi kebijakan yang efektif, kemitraan strategis dan pemberdayaan masyarakat berkelanjutan.
“Mengembangkan organisasi yang kuat dan responsif, memperluas jaringan anggota serta memanfaatkan teknologi terkini untuk mendukung kemajuan industri perminyakan,” ucap Andre.








Tinggalkan Balasan