
Jakarta, Petrominer – PT Ceria Nugraha Indotama (Ceria Corp) melakukan penanaman pohon di area revegetasi Emerald Puncak, Kolaka, Sulawesi Tenggara, Selasa (9/6). Lokasi ini dipilih sebagai representasi keberhasilan pengelolaan lingkungan yang terus dijalankan Ceria Corp secara konsisten dan terukur.
Kegiatan ini diselenggarakan dalam rangka peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, dengan tajuk “Green Legacy.” Aksi penanaman pohon tersebut juga menjadi representasi bagaimana Ceria Corp menerjemahkan regulasi menjadi aksi nyata yang memberikan nilai tambah bagi lingkungan sekaligus memperkuat budaya keberlanjutan di lingkungan kerja.
Direktur Utama Ceria Corp, Abdul Haris Tatang, mengatakan Green Legacy merupakan program yang dirancang untuk menghubungkan setiap individu dengan upaya pemulihan lingkungan secara berkesinambungan. Kegiatan ini mengusung tema “Satu Pohon, Satu Warisan, Satu Komitmen.”
“Setiap pohon yang ditanam akan menjadi bagian dari sejarah yang kita tulis bersama. Green Legacy menjadi pengingat bahwa setiap Insan Ceria memiliki kontribusi dalam mewujudkan masa depan yang lebih hijau dan mengembalikan manfaat lingkungan bagi anak cucu kita kelak,” ujar Tatang dalam keterangan resminya.
Menurutnya, setiap pohon yang ditanam melalui program ini merupakan simbol kontribusi individu terhadap keberlanjutan lingkungan sekaligus bagian dari perjalanan transformasi hijau perusahaan. Oleh karena itu, seluruh proses penanaman dirancang agar dapat dipantau dan memberikan manfaat jangka panjang.
Strategi Keberlanjutan
Sementara Head of Sustainability & Corporate Management System Ceria Corp, Krishna Ismaputa, menjelaskan bahwa Green Legacy merupakan bagian integral dari strategi keberlanjutan perusahaan yang selaras dengan agenda global dalam Sustainable Development Goals (SDGs). Program ini turut mendorong tumbuhnya kesadaran kolektif mengenai pentingnya mitigasi perubahan iklim, perlindungan keanekaragaman hayati, serta pemulihan ekosistem secara berkelanjutan.
“Melalui penanaman dan pencatatan yang terintegrasi, kami ingin memastikan bahwa setiap kontribusi terhadap lingkungan dapat terus memberikan manfaat dalam jangka panjang,” ungkap Krishna.
Dengan terlaksananya kegiatan ini, Ceria Corp berharap dapat memperkuat sinergi antara perusahaan, pemerintah, mitra kerja, dan masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan. Setiap pohon yang ditanam hari ini merupakan investasi keberlanjutan yang akan terus tumbuh, berkembang, dan memberikan manfaat bagi lingkungan serta generasi masa depan.
Menurut Manager Environmental Ceria Corp, Akramakum Ramli, pohon yang ditanam dalam kegiatan ini berasal dari nursery perusahaan dan ditempatkan pada area revegetasi yang telah ditetapkan berdasarkan rencana pengelolaan lingkungan. Setiap titik penanaman didokumentasikan melalui pencatatan koordinat GPS, identifikasi spesies tanaman, tanggal penanaman, serta data peserta yang terlibat.
“Seluruh informasi tersebut akan diintegrasikan ke dalam sistem Go Mine sebagai bagian dari database revegetasi perusahaan dan menjadi bahan pelaporan kepada Kementerian Lingkungan Hidup maupun Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara sesuai ketentuan yang berlaku,” jelas Akram.
Hingga saat ini, Ceria Corp telah berhasil merevegetasi lahan seluas 199,64 hektare. Ini sebuah capaian yang jauh melampaui kewajiban minimum yang dipersyaratkan regulasi.
Langkah ini selaras dengan semangat PROPER Hijau, yang baru saja diterima dari Kementerian Lingkungan Hidup. Langkah ini juga mendorong perusahaan untuk menghadirkan inovasi dan kinerja lingkungan yang melampaui standar kepatuhan serta memberikan dampak positif yang terukur bagi pembangunan berkelanjutan.









Tinggalkan Balasan