General Manager PLN Unit Induk Wilayah (UIW) Sumatera Barat, Bambang Dwiyanto (tiga dari kanan) saat penyalaan listrik desa di Sumatera Barat, Jum'at (26/4).

Padang, Petrominer – PT PLN (Persero) menargetkan rasio elektrifikasi di Provinsi Sumatera Barat mencapai 98 persen pada akhir tahun 2019. Angka ini meningkat dibandingkan posisi Maret 2019 yang sebesar 92,8 persen.

General Manager PLN Unit Induk Wilayah Sumatera Barat, Bambang Dwiyanto, mengatakan pihaknya optimistis bisa mencapai target elektrifikasi tersebut meski dihadapkan tantangan yang tidak mudah.

“Tantangan di wilayah ini adalah kondisi geografis yang menantang. Banyak wilayahnya cukup jauh terpencil, remote area, yang berada di balik gunung, sehingga minim infrastruktur terutama jalan,” kata Bambang saat meninjau program penyambungan listrik desa di Padang, Sumatera Barat, Jum’at (25/4).

Namun, PLN dengan berbagai upaya tetap akan melistriki daerah-daerah pelosok tersebut. Di antaranya, dengan menggandeng pemerintah daerah untuk mengatasi tantangan ketersediaan infrastruktur jalan.

Menurutnya, wilayah-wilayah terpencil tersebut antara lain berada di Kepulauan Mentawai, Solok Selatan, dan Pasaman Barat.

Saat ini, seluruh desa di Sumbar yang berjumlah 1.158 sudah berlistrik. Dari jumlah itu, sebanyak 16 desa di antaranya berlistrik melalui program pembagian lampu tenaga surya hemat energi (LTSHE) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

“Kami menargetkan secara bertahap ke-16 desa sudah mendapat listrik dari jaringan PLN pada akhir tahun ini,” tegas Bambang.

Salah satu warga yang mendapatkan program listrik desa PLN, Armis (54), mengatakan sejak seminggu lalu, rumahnya sudah mendapat listrik berdaya 900 VA. Biaya penyambungan listriknya dibayar secara mencicil.

“Sebelum ada listrik PLN, kami memakai lampung dinding dengan bahan bakar minyak tanah. Selain mahal, pakai minyak tanah merepotkan dan membelinya sekarang cukup sulit. Kalau dengan listrik PLN, saya tinggal pencet langsung menyala,” kata Armis.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here