, ,

PHE Siap Pacu Produksi Gas di Indonesia Timur

Posted by

Jakarta, Petrominer – PT Pertamina Hulu Energi (PHE) terus berkomitmen mendorong kemandirian bangsa melalui swasembada energi. Salah satu sumber energi primer yang akan terus dipacu produksinya adalah gas bumi.

Subholding Upstream saat ini tengah fokus pada pengembangan dan monetisasi dengan melakukan akselerasi resources to reserves. Pertamina sangat aktif melakukan pengeboran dan mencari proyek-proyek baru untuk mendorong produksi dan mempertahankan performance,” ujar Direktur Perencanaan Strategis & Pengembangan Bisnis PHE, Rachmat Hidajat, dalam Forum Group Discussion (FGD) bertema “Strategi Penguatan Sektor Gas Bumi di Indonesia,” Jum’at (16/5).

Untuk mendorong pertumbuhan energi nasional, ungkap Rachmat, PHE menyiapkan tiga strategi pengembangan gas berdasarkan prioritas terhadap pembangunan nasional. Pertama, memprioritaskan pemenuhan pasar domestik. Kedua, optimalisasi proyek-proyek besar.

Dan ketiga, pengembangan potensi lapangan stranded dan marginal melalui sinergi, infrastruktur terintegrasi, dan pemanfaatan teknologi maju.

Rachmat menyebutkan bahwa dukungan kebijakan fiskal yang atraktif terutama di lapangan stranded/marginal dibutuhkan untuk mendorong eksplorasi dan produksi gas nasional. Faktor utama lainnya adalah kemudahan perizinan dan regulasi, dukungan infrastruktur dan pasar, dan dukungan pengembangan skema komersialisasi yang fleksibel.

Lebih lanjut, dia menegaskan bahwa PHE akan terus berinvestasi dalam pengelolaan operasi dan bisnis hulu migas sesuai prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG). PHE juga senantiasa berkomitmen Zero Tolerance on Bribery dengan memastikan pencegahan atas fraud dilakukan dan memastikan perusahaan bersih dari penyuapan. Salah satunya dengan implementasi Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) yang telah terstandardisasi ISO 37001:2016.

“PHE terus mengembangkan pengelolaan operasi yang prudent dan excellent di dalam dan luar negeri secara profesional untuk mewujudkan pencapaian menjadi perusahaan minyak dan gas bumi kelas dunia yang Environmental Friendly, Social Responsible dan Good Governance,” ujar Rachmat.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *