Batangtoru, Petrominer – PT Agincourt Resources (PTAR), selaku pengelola Tambang Emas Martabe, kembali menyalurkan beasiswa pendidikan Martabe Prestasi tahun ajaran 2022/2023. Beasiswa kali ini diberikan kepada 288 siswa berprestasi, dengan nilai total mencapai Rp 1,87 miliar.
General Manager Operations PTAR, Rahmat Lubis, mengatakan Martabe Prestasi merupakan salah satu Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) di bidang pendidikan yang bertujuan meningkatkan kualitas dan akses pendidikan bagi siswa berprestasi yang berkomitmen besar untuk mencapai jenjang pendidikan yang lebih tinggi. Tahu ini, adalah kali keenam penyelenggaraan Program Beasiswa Tambang Emas Martabe.
“Jika ditotal sejak digelar perdana pada tahun 2017 hingga 2022, PTAR telah menggelontorkan dana Rp 5,54 miliar bagi 1.255 penerima manfaat, siswa tingkat SD hingga universitas dari keluarga kurang mampu asal Tapanuli Selatan, Sumatra Utara,” ungkap Rahmat, Jum’at (12/8).
Meski pandemi Covid-19 masih berlangsung, komitmen PTAR untuk terus berperan meningkatkan kualitas pendidikan masyarakat tidak luntur. Terbukti, nilai beasiswa Martabe Prestasi pada tahun 2022 meningkat 24 persen menjadi Rp 1,87 miliar dibandingkan nilai tahun sebelumnya.
Jumlah penerima manfaat tahun ini pun naik 17 persen menjadi 288 siswa. Sebanyak 206 siswa atau 72 persen dari jumlah penerima manfaat adalah siswa yang baru mendaftar tahun ini, terdiri dari 196 penerima beasiswa reguler dan 10 penerima beasiswa khusus. Adapun, 82 siswa menerima beasiswa lanjutan, mencakup 56 penerima beasiswa reguler dan 26 penerima beasiswa khusus.
Acara penyerahan beasiswa Martabe Prestasi digelar di Sopo Daganak, Kecamatan Batangtoru, Tapanuli Selatan, Rabu (10/8). Seremoni dihadiri Rahmat Lubis, Senior Manager Community PTAR Christine Pepah, Plt. Kacabdis Pendidikan Sidimpuan, Al Benny Hevi Damanik, dan Kepala Dinas Pendidikan Tapanuli Selatan, Arman Pasaribu.
Christine menjelaskan seluruh siswa penerima beasiswa terbagi ke dalam beberapa kategori berdasarkan tingkat pendidikan dan manfaat. Rinciannya, 93 siswa SD dan 51 siswa SMP untuk kategori Penghargaan Prestasi Akademis (PPA). Mereka akan mendapat bantuan pendidikan di tahun berjalan senilai Rp 500.000 untuk setiap siswa SD dan Rp 700.000 untuk setiap siswa SMP.
“Selain itu, 23 siswa SMA/sederajat untuk kategori Penghargaan Prestasi Berkelanjutan (PPB) regular dan 8 siswa SMA mendapat PPB Khusus. Tiap siswa peraih PPB regular tingkat SMA/sederajat akan memperoleh manfaat senilai Rp 3 juta per tahun,“ ujar Christine.
Sementara 10 siswa meraih Penghargaan Prestasi Berkelanjutan (PBB) jenjang D3 dan S1 perguruan tinggi negeri dan swasta di Tapanuli Selatan senilai Rp 6 juta tiap siswa per tahun. Adapun, 19 siswa kategori PBB jenjang D3 dan S1 dari perguruan tinggi negeri dan swasta di luar Tapanuli Selatan mendapat manfaat Rp 12 juta tiap siswa per tahun.









Tinggalkan Balasan