Jakarta, Petrominer – Setelah beberapa waktu lalu mendapatkan Rekor MURI dengan Konvoi motor listrik terbanyak, PLN Distribusi Jakarta Raya (Disjaya) kini sudah resmi menggunakan motor listrik untuk kendaraan operasional.
“Momen penting ini merupakan wujud nyata kepeloporan penggunaan kendaraan listrik. PLN Disjaya bekerja sama dengan Viar Motor Indonesia untuk pemasok motor listriknya,” ujar General Manager PLN Disjaya, M. Ikhsan Asaad, usai serah terima motor listrik Viar tipe Q1 di kantor PLN Disjaya, Senin (27/11).
Ikhsan menjelaskan, kerjasama ini merupakan bentuk dukungan terhadap program pemerintah yang berupaya mengurangi penggunaan BBM.
Melalui kerjasama ini, PLN Disjaya dan Viar Motor telah membantu berkontribusi dalam mengurangi penyebab pemanasan global. Ini merupakan salah satu bentuk keseriusan PLN Disjaya untuk mewujudkan Langit Biru Jakarta, mendukung Jakarta bebas polusi dan keinginan untuk membuat Jakarta menjadi lebih baik lagi.

Apalagi, rancangan Peraturan Presiden (Perpres) tentang Kendaraan Listrik dilaporkan sudah disampaikan ke Sekretaris Kabinet. Selanjutnya akan dibahas lebih lanjut sebelum ditandatangani oleh Presiden Joko Widodo.
Saat ini, menurut Ikhsan, seluruh pejabat di Lingkungan PLN Disjaya telah dihimbau untuk menggunakan motor listrik. Ke depannya, pegawai PLN Disjaya dan pegawai PLN unit-unit juga akan diinstruksikan untuk menggunakan kendaraan listrik dan juga peralatan-peralatan listrik lainnya, seperti kompor induksi.
Sebanyak 60 unit motor diserahterimakan kepada PLN Disjaya. Nantinya, motor-motor tersebut akan didistribusikan kepada 17 area yang berada di wilayah kerja PLN Disjaya. Artinya 17 area tersebut masing-masing akan menerima 3 motor dan sisanya akan digunakan di Kantor Distribusi sebagai kendaraan operasional non-teknis, seperti kegiatan pemasaran.
“Untuk masing-masing area agar dapat menggunakan kendaraan listrik ini sebagai pelopor bagi lingkungan sekitar. Karena jika ingin melakukan perubahan, cara yang paling tepat dimulai dari diri sendiri, dalam hal ini, dari internal PLN Disjaya sendiri.” ujar Ikhsan.
Maraknya perkembangan kendaraan listrik di Indonesia, khususnya Jakarta, telah didukung PLN dengan mengembangkan infrastruktur berupa charging station, Stasiun Penyedia Listrik Umum (SPLU) sejak Agustus 2016 dan telah tersebar di lebih dari 700 titik di seluruh DKI Jakarta, serta akan terus berkembang.








Tinggalkan Balasan