Sorong, Petrominer – Para pelaku Usaha Kecil dan Menengah (UKM) didorong untuk ikut terlibat dalam kegiatan operasi hulu minyak dan gas bumi (migas). Untuk itu, mereka dibekali pengetahuan mengenai Manajemen Rantai Suplai di hulu migas.
Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) dan Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) wilayah Papua Maluku (Pamalu) secara khusus menggelar workshop mengenai Manajemen Rantai Suplai bagi para pelaku UKM di wilayah Pamalu. Workshop tersebut diadakan di Sorong, Papua Barat pada 6 – 7 Desember 2017 lalu.
Ini merupakan program bersama antara SKK Migas dengan KKKS wilayah Pamalu yang dimotori oleh Petrogas (Basin) Ltd. dan JOB Pertamina-PetroChina Salawati. Turut berpartisipasi juga BP Berau Ltd., PT. Pertamina EP, CITIC Seram, Inpex Masela, Genting Oil, dan Mont’Dor Oil Salawati.
Workshop tersebut mengangkat tema “Mendorong Keterlibatan UKM Daerah Papua dan Maluku Dalam Menunjang Kegiatan Operasi Hulu Migas”. Dalam workshop tersebut dibahas berbagai hal terkait ketentuan tender sesuai Pedoman Tata Kerja (PTK) 007 Buku Kedua Revisi Keempat mengenai Pengadaan Barang/Jasa KKKS dan peluang keterlibatan pengusaha daerah dalam penyediaan barang dan jasa.
Dalam sambutannya, Kepala Divisi Pengelolaan Pengadaan Barang dan Jasa SKK Migas, Erwin Suryadi, mengatakan bahwa Industri Hulu Migas masih memberikan banyak peluang usaha bagi pengusaha nasional dan lokal. Namun, peluang itu harus diikuti dengan peningkatan kompetensi dan profesionalitas dari para pelaku usaha.
“SKK Migas melalui PTK 007 Buku Kedua Revisi Keempat memberikan ruang kompetisi yang terbuka bagi pengusaha lokal. Namun, pengusaha lokal juga harus dapat memberikan penawaran harga yang wajar dan bersaing serta memberikan pelayanan yang maksimal bagi para KKKS,” ujar Erwin.
Dengan begitu, paparnya, tercipta iklim kesetaraan yang membuat Industri Hulu Migas Indonesia menjadi lebih baik dan memberikan multiplier effect bagi perekonomian daerah dan nasional.
Hal senada juga disampaikan Supply Chains Management Manager Petrogas (Basin) Ltd., Oki Pancoro. KKKS ini juga senantiasa mendukung pengusaha lokal untuk berpartisipasi dalam kegiatannya.
“Petrogas (Basin) Ltd. secara aktif senantiasa mendukung pengusaha lokal di Daerah Operasi Perusahaan untuk berpartisipasi dalam menunjang kegiatan hulu migas,” ujar Oki.
Sementara General Manager JOB Pertamina-PetroChina Salawati, Akhmad Tri Budi Prabowo yang diwakili oleh Head of SCM, Erwin Karouw memberi apresiasi kepada SKK Migas atas kepercayaan ditunjuk sebagai penyelenggara workshop bersama Petrogas (Basin) Ltd. Erwin menyampaikan komitmen yang sama untuk terus mendorong keterlibatan UKM dalam kegiatan operasi di JOB Salawati.
Dalam rangkaian kegiatan ini juga dilakukan peresmian Coaching Clinic Centre Papua Area, yang terletak di Kantor Perwakilan SKK Migas di Sorong. Coaching Clinic Centre ini akan menjadi sarana untuk membantu para pengusaha daerah dalam memberikan solusi terkait proses pengadaan, pendaftaran CIVD, sosialisasi aspek HSE/K3LL dan aspek lainnya terkait implementasi PTK 007.









Tinggalkan Balasan