, ,

Tukar Motor Lamamu dengan Motor Listrik

Posted by

Jakarta, Petrominer – PT PLN (Persero) menyatakan siap berkomitmen untuk terus berinovasi dan berkarya untuk bertumbuhkembangnya ekosistem kendaraan listrik di Indonesia. Badan Usaha Milik Negara (BUMN) ini pun mengajak masyarakat untuk terus menggelorakan electrifying lifestyle. Diawali dari lingkungan PLN sendiri.

Bersinergi dengan BUMN lainnya, yakni Bank BRI, PLN menggelar acara tukar sepeda motor konvensional dengan sepeda motor listrik di Kantor PLN Pusat, Jakarta. Kegiatan dengan mengusung tema “Tukarkan Motor Lamamu, Bawa Pulang Molismu” diresmikan oleh Plt Direktur Utama PLN Sripeni Inten Cahyani dan Direktur Konsumer BRI Handayani, Jum’at (6/12).

Langkah PLN ini mendapat dukungan dan apresiasi dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Seperti disampaikan Direktur Pembinaan Pengusahaan Ketenagalistrikan Kementerian ESDM, Hendra Iswahyudi.

“Kami mengapresiasi yang sudah dilaksanakan PLN, demi mewujudkan pengelolaan sektor ketenagalistrikan yang mengedepankan efisiensi, ramah lingkungan, aman dan andal sekaligus kompetitif,” ujar Hendra.

Menurut Sripeni, acara ini merupakan salah satu bentuk dukungan nyata PLN dalam mendukung Peraturan Presiden Nomor 55 Tahun 2019 tentang Percepatan Program Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai untuk Transportasi Jalan. Dia pun menegaskan bahwa PLN siap berkomitmen untuk terus berinovasi dan berkarya untuk bertumbuhkembangnya ekosistem kendaraan listrik di Indonesia.

“PLN ingin mengajak masyarakat mulai menggelorakan Electrifying Lifestyle. Untuk itu, kami mulai dari lingkungan PLN dulu. Marilah kita mulai mempertimbangkan dan menggunakan kendaraan listrik, terlebih saat ini PLN juga terus menambah SPKLU untuk mempermudah para pengguna kendaraan listrik,” tegasnya.

Sripeni menjelaskan bahwa PLN telah memiliki lebih dari 7.000 Stasiun Pengisian Listrik Umum (SPLU) yang tersebar di seluruh Indonesia. PLN juga akan menambah penyediaan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di sejumlah lokasi strategis di Indonesia, seperti Bali, Jakarta, Banten dan Bandung. Jumlah ini tentunya akan terus berkembang sejalan dengan kebutuhan akan SPKLU di Indonesia.

“Hal ini merupakan langkah awal dalam membangun ekosistem kendaraan listrik, yang akan menjawab keraguan masyarakat Indonesia untuk memiliki kendaraan listrik yang ramah lingkungan,” paparnya.

Peresmian program Trade In Electric Motorcycle yang diselenggarakan oleh PLN bersama Bank BNI.

Primadona Otomotif

Saat ini, untuk mendapatkan sepeda motor listrik, bisa dilakukan lebih mudah. Pasalnya, telah tersedia berbagai alternatif, mulai dari pembelian tunai atau cash and carry; pembelian kredit dengan melibatkan lembaga pembiayaan dan asuransi; maupun sewa pakai melalui beberapa provider yang menawarkan skema ini seperti Vrent, Migo, HPP. Malahan, bagi yang ingin memiliki sepeda motor listrik tanpa kehilangan history sepada motornya, skema migrasi mesin ICE ke EV pun dapat menjadi pilihan.

Bahkan bisa diwujudkan sesuai dengan tagline acara “Berikan Motor Lamamu, Bawa MoLis Baru!”. Bagi yang berminat memiliki sepeda motor listrik tanpa menambah kepemilikan sepeda motor, skema Trade in tentunya dapat menjadi pilihan yang tidak boleh dilewatkan. Mereka bisa menjual yang lama dan mendapatkan yang baru.

Kini, kendaraan listrik tengah menjadi alternatif yang sangat menarik bagi semua. Bukan hanya telah memasuki pasar otomotif di Indonesia, namun disebut-sebut sebagai primadona otomotif dunia karena banyaknya keuntungan yang ditawarkan oleh kendaraan listrik. Bukan hanya ramah lingkungan karena bertenaga listrik sehingga emisinya lebih rendah dibandingkan kendaraan konvensional berbahan bakar minyak, pemeliharaan kendaraan listrik pun relatif lebih mudah, dan tenaga yang dihasilkan mesin kendaraan listrik pun tidak kalah hebat performanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *