Bupati Tapanuli Selatan Syahrul M. Pasaribu (tengah) bersama Direktur Operasional PT Agincourt Resources Ed Cooney (kiri) melakukan tanam serempak dalam peresmian program optimalisasi kawasan persawahan terpadu di Desa Batuhula, Batangtoru.

Batangtoru, Petrominer – Ada banyak cara untuk membantu meningkatkan kesejahteraan para petani. Salah satunya adalah melalui program optimalisasi persawahan terpadu. Seperti yang dilakukan oleh PT Agincourt Resources untuk para petani yang tinggal di sekitar wilayah operasi Tambang Martabe di Batangtoru, Kabupaten Tapanuli Selatan.

Optimasi persawahan terpadu tersebut, yang digelar di Desa Batuhula, Batangtoru, meliputi perbaikan irigasi menggunakan pompa hidram dan panel surya, intensifikasi persawahan dan unit penggilingan padi. Program ini diresmikan oleh Bupati Tapanuli Selatan, Sayhrul M. Pasaribu, Kamis (8/8).

Peresmian persawahan terpadu ini ditandai dengan pengaliran air hidram dan tanam serempak oleh Syahrul dan Direktur Operasional Agincourt Resources, Ed Cooney,  dilanjutkan dengan kunjungan ke tiga fasilitas yang telah dibangun.

Area persawahan Simpang Alas dan Lapotorop memiliki areal tanam seluas 50 Ha. Selama ini, lahan tersebut hanya mengandalkan tadah hujan sebagai sumber irigasi. Tak hanya dukungan melalui pembangunan tiga fasilitas, Tambang Emas Martabe juga memberikan dukungan pembekalan teknologi budidaya pertanian jajar legowo yang mampu meningkatkan produktivitas.

Menurut Ed Cooney, Tambang Emas Martabe telah secara aktif mendukung pengembangan masyarakat terutama di sekitar tambang sejak proyek dimulai beberapa tahun lalu. Ini dilakukan untuk memastikan masyarakat bisa merasakan manfaat langsung dari kehadiran tambang.

“Kami selalu memberikan perhatian khusus untuk berbagai program pengembangan masyarakat yang berkelanjutan. Kami berkomitmen untuk terus memberikan nilai dan manfaat terutama bagi masyarakat sekitar tambang. Pertanian merupakan salah satu fokus utama kami dalam program pengembangan masyarakat, selain tentu saja pendidikan, infratruktur, kesehatan, dan pengembangan ekonomi lokal,” tuturnya.

Senior Manager Community Agincourt Resources, Pramana Triwahjudi, menjelaskan, dengan adanya optimalisasi ini, luas areal tanam berpotensi berkembang hingga 80 Ha dan terjadi peningkatan volume produksi hingga 40 persen. Tidak hanya itu, program ini juga mampu memberikan peningkatan kualitas hidup kepada 200 petani.

“Untuk fasilitas penggilingan padi saat ini memiliki kapasitas produksi mencapai 5 ton per hari,” jelas Pramana.

Fasilitas ini juga dilengkapi dengan lantai jemur seluas 750 m2 serta bangunan gudang dan kantor seluas 270 m2. Kualitas beras yang dihasilkan adalah beras premium. Saat ini, penggilingan padi tersebut dikelola oleh Koperasi Marsada Jaya Bersama.

Menurutnya, untuk fasilitas pompa hidran dan solar panel, Tambang Emas Martabe telah membangun 10 unit pompa mekanis yang mampu mengalirkan air 50 liter/detik ke sawah. Adapun, pompa hidram ini ramah lingkungan karena tidak menggunakan bahan bakar dan mudah perawatannya. Sistem irigasi ini didukung dengan solar panel 9 kW untuk mengoperasikan pompa submersile yang digunakan untuk mengalirkan kembali air sisa dari pompa hidram dengan volume 13 liter/detik.

“Kami berharap seluruh fasilitas dukungan ini dapat dimanfaatkan dengan baik oleh para petani,” ujar Pramana.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here