Pabrik pengolahan bijih (smelter) emas Tambang Martabe di Kecamatan Batang Toru, Sumatera Utara.

Jakarta, Petrominer — Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menargetkan empat smelter baru akan dibangun tahun 2016. Beda dengan tahun 2015, yang semuanya smelter nikel, fasilitas baru yang dibangun tahun ini untuk pengolahan nikel, timbal, besi dan alumina.

Menurut Kepala Pusat Komunikasi Publik Kementerian ESDM, Sujatmiko, jumlah pembangunan smelter baru tersebut lebih rendah dibandingkan target yang ditetapkan sebelumnya, yakni tujuh smelter baru.

Berikut keempat smelter baru yang dibangun tahun ini:

1. Well Harvest Winning (Ketapang-Kalteng)
• Komoditas: alumina (smelter grade alumina)
• Kapasitas Input (ton/th): 3.000.000
• Kapasitas Output (ton/th): 1.000.000
• Investasi: 1.100.000.000

2. Kapuas Prima Citra (Pangkalan Bun-Kalteng)
• Komoditas: logam timbal
• Kapasitas Input (ton/th): 36.000
• Kapasitas Output (ton/th): 18.000
• Investasi: USD 6.220.110

3. SILO (Sebuku-Kalsel)
• Komoditas: bijih besi (sponge iron)
• Kapasitas Input (ton/th): 6.300.000
• Kapasitas Output (ton/th): 1.700.000
• Investasi: USD 170.000.000

4. First Pacific Mining (Halmahera Tengah- Maluku)
• Komoditas: Nikel (Ferronikel)
• Kapasitas Input (ton/th): 300.000
• Kapasitas Output (ton/th): 30.000
• Investasi: USD 200.000.000

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here