,

Sumur Bor Efektif Atasi Pemenuhan Air Bersih

Posted by

Kendal, Petrominer – Badan Geologi, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) terus berupaya memenuhi kebutuhan air bersih bagi masyarakat di daerah sulut air. Hal itu direalisasikan dalam program penyediaan air bersih melalui pengeboran air tanah dalam.

“Sampai Agustus 2019, Badan Geologi telah berhasil membangun 2.288 unit sumur bor yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia. Fasilitas ini mampu memompa air bersih dengan kapasitas sekitar 144,4 juta m3/tahun, yang dapat melayani sebanyak kurang lebih 6,6 juta jiwa,” ujar Staf Khusus Menteri ESDM bidang Polhukam dan Antar Lembaga, Widyo Sunaryo, usai meresmikan tiga unit sumur bor di Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, Jum’at (20/9).

Menurut Widyo, program penyediaan air bersih melalui pengeboran air tanah dalam ini dirasakan efektif dan berhasil membantu mengatasi persoalan pemenuhan kebutuhan air bersih masyarakat di daerah sulit air. Karena itulah, Pemerintah terus berupaya meningkatkan anggaran untuk program ini, sehingga dapat dibangun lebih banyak sumur bor dalam di seluruh wilayah Indonesia yang masih kesulitan air bersih.

“Pada tahun anggaran 2019 ini, Kementerian ESDM telah menganggarkan sebanyak 650 unit sumur bor yang tersebar di seluruh Indonesia,” jelasnya.

Kabupaten Kendal merupakan salah satu daerah sulit air bersih di wilayah Provinsi Jawa Tengah. Kabupaten yang terletak di utara Pulau Jawa ini menjadi salah satu sasaran pembangunan sumur bor air bersih yang disediakan oleh Badan Geologi. Tercatat 10 unit sumur bor telah dibangun dan mampu melayani lebih dari 33 ribu jiwa penduduk di Kabupaten Kendal.

“Hingga Agustus 2019, di Kabupaten Kendal telah 10 unit sumur dengan kapasitas produksi air bersih mencapai 706.406,4 m3 per tahun untuk memenuhi kebutuhan air bersih bagi 33.257 jiwa penduduk,” ujar Widyo.

Dia menyebutkan baru saja meresmikan tiga sumur bor yang berlokasi di Desa Sudipayung, Kec. Ngampel, Desa Jambearum, Kec. Patebon, dan Desa Ngadiwarno, Kec. Sukorejo. Anggaran pembangunan ketiga sumur bor tersebut sebesar Rp 1,2 miliar. Sumur-sumur bor tersebut memiliki spesifikasi kedalaman: 122 s/d 150 meter, pompa selam 3 PK, Pembangkit Genset 12 kVA, dan reservoir (bak penampung) berkapasitas 5.000 Liter.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *