, ,

Songsong Transisi Energi, Mubadala Petroleum Berganti Nama

Posted by

Abu Dhabi, Petrominer – Mubadala Petroleum bertransformasi menjadi Mubadala Energy. Merek baru dari perusahaan energi internasional yang berkantor pusat di Abu Dhabi ini sejalan dengan strategi tahun 2030 untuk memainkan peran kunci dalam transisi energi.

“Mubadala Energy telah mendapatkan tempat sebagai pemain utama di panggung energi internasional. Identitas merek baru ini secara akurat mencerminkan bisnis dalam fase pertumbuhan berikutnya yang selaras dengan transisi energi melalui portofolio gas dan peningkatan fokus pada sektor energi yang lebih berkelanjutan,” ujar Chief Executive Officer UAE Investments Mubadala Investment Company dan Chairman Mubadala Energy, Musabbeh Al Kaabi, dalam siaran pers yang diterima PETROMINER, Selasa (6/9).

Menurut Musabbeh, merek baru ini mencerminkan arah strategis baru yang akan melihat Mubadala Energy membangun kontribusinya pada transisi energi dengan memperluas portofolio gas di berbagai bidang seperti LNG sambil mengeksplorasi sektor energi baru seperti blue hydrogen dan carbon capture. Strategi ini juga fokus pada bisnis dekarbonisasi sambil mendorong inovasi dan teknologi di semua operasi.

Sementara CEO Mubadala Energy, Mansoor Mohamed Al Hamed, mengatakan sangat bangga dengan apa yang telah dicapai sejak Mubadala didirikan 10 tahun lalu.

“Hari ini adalah waktu yang tepat untuk menunjukkan fokus kami pada transisi energi melalui merek baru yang berani. Kami sedang membangun rekam jejak yang telah melihat pertumbuhan yang signifikan melalui portofolio gas yang berkembang, dan dengan kemampuan mendalam dan kemitraan yang kuat di seluruh dunia, kami berada di posisi yang baik untuk memulai babak baru dalam kisah kami sebagai Mubadala Energy,” ungkap Mansoor.

Membuat perubahan di tahun kesepuluh operasinya, perusahaan ini terus tumbuh dan sekarang menjangkau 11 pasar dengan mempekerjakan lebih dari 500 orang. Tahun ini, Mubadala Energy juga mencapai tonggak produksi yang signifikan sebesar 500.000 barel setara minyak per hari (boepd). Capaian ini merupakan untuk pertama kali dalam sejarahnya, dan menandai peningkatan produksi sebesar 22 persen dari tahun 2021.

Pada tahun 2017, Mubadala Energy mengalihkan strateginya ke gas alam sebagai bahan bakar jembatan utama dalam transisi energi. Poros strategis ini direalisasikan dalam proyek-proyek utama seperti akuisisi 10 persen participating interest (PI) di lapangan gas Zohr di blok Shorouk, Mesir, dan akuisisi 22 persen saham di lapangan gas Tamar, offshore Israel.

Proyek gas besar lainnya adalah lapangan gas Pegaga yang dioperasikan Mubadala Energy di Malaysia, yang baru-baru ini mencapai gas komersial pertama, dengan produksi gas 500 MMscfd (juta standar kaki kubik per hari) dan 16.000 barel kondensat per hari.

Bisnis lainnya yang dioperasikan di Asia Tenggara termasuk lapangan gas Ruby di Indonesia yang baru-baru ini mencapai produksi gas kumulatif lebih dari 250 miliar kaki kubik, lapangan Jasmine di Thailand yang mencatat produksi kumulatif lebih dari 85 juta barel, dan Nong Yao dan Manora yang keduanya telah mencapai lebih dari 20 juta barel produksi kumulatif.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *