(dari kiri ke kanan) Putu Ascita - Sales Account Director, Power Services GE Indonesia , George Djohan - Gas Power Systems Country Leader , Vinesh Krishnan - Region sales leader for ASEAN, GE Power berbincang bersama di Booth GE Indonesia dalam rangka pameran Hari Listrik Nasional Indonesia ke-71 di JCC, Jakarta, 29 September 2016.

Jakarta, Petrominer — GE menyatakan sanggup menyediakan solusi pembangkit listrik secara menyeluruh, dari mesin-mesin pembangkit listrik tenaga gas, uap serta energi terbarukan, berikut layanan pengelolaan pembangkit listrik (Power Services), hingga grid management.

Ini merupakan bagian dari komitmennya untuk mendukung kebutuhan penyediaan listrik di Indonesia yang merupakan faktor penting bagi pertumbuhan ekonomi. Perusahaan industrial digital terkemuka ini juga menegaskan pentingnya program penyediaan listrik Indonesia yang terus bergulir.

“Karena itulah, kami hadir dalam acara pameran dan konferensi tahunan yang digelar dalam rangka Perayaan Hari Listrik Nasional ke-71,” ujar Country Leader GE Power Indonesia, David Hutagalung, Kamis (29/9).

Pada pameran yang berlangsung selama tiga hari tersebut, GE memaparkan solusi penyediaan listrik menyeluruh mulai dari mesin-mesin pembangkit listrik, solusi transmisi maupun distribusi listrik. Selain itu, GE juga memperlihatkan solusi-solusi untuk meningkatkan efisiensi pengelolaan pembangkit listrik dan bagaimana cara meningkatkan kapasitas listrik dari pembangkit listrik yang sudah ada.

“Pada kesempatan itu, kami memperlihatkan solusi layanan pengelolaan pembangkit listrik terbaru kami yang dapat mengoptimalkan efisiensi kinerja pembangkit listrik sehingga terjadi penghematan biaya sekaligus meningkatkan kapasitas listrik. Strategi ini adalah cara paling ideal/tercepat untuk meningkatkan kapasitas listrik negara,” jelas David.

Portofolio GE Power Services mencakup seluruh kapabilitas pengelolaan pembangkit listrik. Kami dapat memberikan solusi yang menyatukan berbagai komponen pembangkit listrik untuk memenuhi kebutuhan konsumen yang dinamis, misalnya komponen turbin gas dan uap, generator, heat recovery steam generator (HRSG), sistem pembangkit listrik maupun aksesorisnya.

Dengan demikian, pelanggan GE di Indonesia dapat mengelola pembangkit listrik secara efisien karena ditangani oleh penyedia layanan tunggal, yaitu GE, yang paham bagaimana mengelola pembangkit listrik sebagai sebuah sistem termasuk seluruh bagian instalasi, pemeliharaan, perbaikan dan aktivitas upgrade. Didukung oleh lebih dari 5.500 teknisi yang tersebar di seluruh dunia, Divisi GE Power Services membantu para pelanggan di seluruh dunia untuk mendapatkan kinerja yang lebih baik, resiko yang lebih rendah serta nilai tambah lebih besar dari aset dan armada pembangkit listrik mereka.

Menurut David, dengan pengalaman di sektor pembangkit listrik berikut tradisi inovasi yang kokoh, GE menyediakan teknologi yang paling komprehensif di sektor energi. Di seluruh dunia, terdapat 13.500 unit turbin gas dan turbin uap GE yang beroperasi dengan total kapasitas lebih dari 1.500 GW, sehingga menjadi penyedia teknologi penyediaan daya listrik terkemuka bagi industri dan masyarakat kelistrikan di lebih dari 120 negara.

Secara bertahap, GE juga memadukan pengalaman industrial dan keahlian mengelola big data guna mengembangkan teknologi informasi untuk teknologi operasional mutakhir.

“Yang menjadi inti dari hal tersebut di atas adalah Predix dari GE, suatu pondasi berbasis teknologi cloud bagi semua aplikasi Internet Industrial GE yang menyediakan sistem pendukung yang kokoh, konsisten, aman, dan scalable,” paparnya.

Dalam industri pembangkit listrik, menurut David, Predix memungkinkan industri untuk memanfaatkan keuntungan dari kemampuan peningkatan kinerja aset, optimalisasi operasional dan bisnis, serta sistem pengendalian yang lebih mutakhir dan cerdas. Predix juga menyediakan perlindungan yang dirancang untuk mengevaluasi kesenjangan sistem, mendeteksi kelemahan, dan melindungi infrastruktur penting sesuai dengan peraturan keamanan siber.

Optimalkan Aset

Tahun 2014, inisiatif ini telah menghemat US$ 70 juta melalui kemampuan prediktif dari solusi pembangkit listrik digital GE. Dengan mendeteksi kerusakan peralatan sebelum benar-benar terjadi, piranti lunak analisis prediktif GE telah berhasil menghemat biaya sekaligus mengoptimalkan kinerja aset.

David mengatakan, “tidak terelakkan bahwa konvergensi ini terjadi di sektor pembangkit listrik. Pengalaman serta kepemimpinan kami di bidang inovasi dan teknologi membantu kami menjadi agen perubahan pada saat penting ini, dan kami berkomitmen menggunakan hal ini untuk membantu Indonesia mewujudkan strategi listrik negara.”

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here