Menteri ESDM, Arifin Tasrif, beserta rombongan melakukan kunjungan ke booth SKK Migas di The 46th IPA Convention & Exhibition 2022. (Petrominer/Fachry Latief)

Jakarta, Petrominer Menjelang berakhirnya tahun 2022, industri hulu migas terus melakukan evaluasi dan upaya mencari terobosan baru untuk meningkatkan produksi minyak dan gas agar dapat mencapai target. Di sisi lain, industri hulu migas menyadari bahwa dukungan dari para pemangku kepentingan yang kuat akan menjadi pondasi bagi akselerasi program-program kerja di tahun 2023.

“Pembahasan mengenai transisi energi dan dukungan para pemangku kepentingan untuk mencapai target tahun 2030, yaitu produksi minyak 1 juta barel dan gas 12 BSCFD menjadi topik yang menarik bagi insan industri hulu migas. Pada kegiatan IPA Convention & Exhibition yang sedang berlangsung ini juga membahas hal tersebut. Ini akan menjadi pembahasan yang menarik,” ujar Plt Kepala Divisi Program dan Komunikasi SKK Migas, Mohammad Kemal, saat ditemui di sela-sela acara The 46th IPA Convention & Exhibition 2022, Rabu (21/9).

Kemal menyebutkan bahwa upaya untuk meningkatkan produksi migas nasional terus dilakukan oleh SKK Migas dan Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS). Program Pemerintah untuk meningkatkan produksi terus diimplementasikan dalam berbagai program kerja dan operasional hulu migas yang agresif dan masif. Berbagai indikator program kerja di tahun 2022 maupun capaian realisasi hingga semester pertama tahun 2022 menunjukkan terjadi peningkatan yang signifikan dalam berbagai kegiatan operasional hulu migas seperti pengeboran sumur pengembangan, pengeboran sumur eksplorasi, kegiatan well service, workover dan lainnya.

Kabar menggembirakan dari sektor hulu migas di tengah masih tingginya harga minyak dunia adalah penemuan lapangan migas baru di tahun 2022 yang semakin banyak dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Pencapaian reverse replacement ratio (RRR) dalam empat tahun terakhir mencapai di atas 100 persen. Ini menunjukkan bahwa cadangan migas nasional dapat dijaga dengan baik dan menjadi pondasi yang kuat bagi peningkatan produksi minyak dan gas dalam jangka panjang.

Sebagai puncak dari berbagai kegiatan yang dilakukan oleh berbagai asosiasi di sektor hulu migas, SKK Migas bersama KKKS akan menyelenggarakan International Convention Indonesia Oil and Gas (ICIOG) di akhir November 2022.

“SKK Migas berharap bahwa rangkaian pembahasan dalam rangka meningkatkan produksi migas nasional dan transisi energi yang telah dilakukan oleh berbagai entitas dan asosiasi di sektor hulu migas, akan lebih ditajamkan lagi dalam kegaitan ICIOG 2022, sehingga di sisa tahun 2022 industri hulu migas sudah menyelesaikan hal-hal yang harus diperbaiki dan menyiapkan peluang 2023 untuk dapat dijalankan lebih baik,” ungkap Kemal.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here