Migas Center di Universitas Putera Batam ini terbuka untuk semua kalangan dan dapat digunakan sebagai sumber informasi tentang kegiatan usaha hulu migas di Provinsi Kepulauan Riau.

Batam, Petrominer – Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) wilayah Sumatera bagian Utara meresmikan Migas Center di Batam, Kepulauan Riau. Fasilitas yang didirikan di Universitas Putera Batam ini diharapkan bisa mendukung upaya penciptaan SDM unggul di Provinsi Kepulauan Riau.

SKK Migas Sumbagut bersinergi dengan KKKS Wilayah Kepulauan Riau, yaitu Medco E&P Natuna Ltd., Premier Oil Natuna Sea BV dan Star Energy (Kakap) Ltd., dalam pembangunan Migas Center di Batam ini. Diresmikan oleh Kepala Perwakilan SKK Migas Sumbagut, Avicenia Darwis, Rabu (5/2).

Dalam sambutannya, Avicenia menyampaikan, pendirian Migas Center diharapkan dapat menjadi pusat informasi dan edukasi tentang hulu migas di Kepri melalui sosialisasi. Fasilitas ini hadir dalam rangka menjawab tantangan masa depan dan merupakan salah satu terobosan SKK Migas Perwakilan Sumbagut Bersama KKKS dalam rangka meningkatkan kualitas pendidikan yang berkelanjutan.

“Kami berharap, mahasiswa yang tergabung dalam Oil and Gas Community dapat menjadi duta SKK Migas dan KKKS dalam mensosialisasikan industri hulu migas kepada masyarakat,” tegasnya.

Oil and Gas Community diharapkan juga dapat mem-vibrasi komunitas-komunitas mahasiswa yang lain untuk mempelajari kegiatan hulu migas yang ada di Indonesia. Pasalnya, SKK Migas berencana mendatangkan para ahli migas ke Migas Center utuk berbagi pengalaman mengenai industri hulu migas dan bidang-bidang ilmu yang lain.

Rektor Universitas Putera Batam, Nur Elfi Husda, menyampaikan apresiasi dan terimakasih kepada SKK Migas Sumbagut dan KKKS Wilayah Kepulauan Riau yang sudah memilih dan bekerjasama dengan Universitas Putera Batam dalam pendirian Migas Center tersebut. Dia berharap keberadaan Migas Center ini memberikan manfaat bagi semua komponen.

“Apalagi pembangunan Migas Center ini juga didukung dan dibangun oleh vendor lokal, Thesko, sehingga dapat menjadi Rumah Kedua bagi mahasiswa UPB tentunya,” ujar Nur Elfi.

Ke depan, Migas Center Universitas Putera Batam ini akan terbuka untuk semua kalangan dan dapat digunakan sebagai sumber informasi tentang kegiatan usaha hulu migas di Provinsi Kepulauan Riau. Sejumlah program akan digelar di Migas Center untuk mengedukasi masyarakat tentang hulu migas di Provinsi Kepulauan Riau.

Menurut VP Relations & Security Medco E&P Natuna, Drajat Panjawi, yang mewakili KKKS Wilayah Kepulauan Riau, pendirian Migas Center ini merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam peningkatan mutu pendidikan dan pengetahuan tentang industri migas. Migas Center dibangun dengan konsep milenial, sehingga melalui konsep ini, kegiatan di migas center dapat lebih optimal dan produktif.

Migas Center Universitas Putera Batam merupakan Migas Center keempat di wilayah operasional SKK Migas Perwakilan Sumbagut. Sebelumnya, fasilitas serupa telah diresmikan di Universitas Andalas, Padang, Universitas Islam Riau, Pekanbaru dan Universitas Malikussaleh, Lhokseumawe.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here