, ,

Sharp Electronics Realisasikan Investasi di Indonesia

Posted by

Jakarta, Petrominer – PT Sharp Electronics Indonesia (SEID) merealisasikan investasi Rp 640,2 miliar untuk lini produksi AC dengan kapasitas terpasang 1,2 juta unit per tahun. Investasi tersebut diproyeksikan menyerap tenaga kerja hingga 1.000 orang.

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan, realisasi investasi dari SEID ini merupakan salah satu upaya dalam rangka pendalaman struktur di sektor industri elektronika. Apalagi saat ini, impor produk elektronika mencapai US$ 25,25 miliar. AC merupakan salah satu produk dengan nilai impor sangat tinggi, yaitu US$ 495 juta.

“Realisasi investasi tersebut sejalan dengan upaya pemerintah yang saat ini serius melakukan pengelolaan dan perbaikan iklim usaha industri,” kata Agus dalam sambutan yang disampaikan secara virtual dalam acara peletakan batu pertama lini produksi AC SEID di Karawang, Jawa Barat, Kamis (24/2).

Menurutnya, komponen AC cukup besar kontribusinya terhadap impor komponen, yang total nilainya mencapai US$ 13,1 miliar. Salah satu komponen penting pada produk AC adalah kompresor dan Indonesia belum memiliki industrinya. Karena itu Kemenperin juga terus mengupayakan agar produsen AC seperti Sharp dapat secara mandiri memenuhi kebutuhan komponen AC terutama yang belum diproduksi di dalam negeri.

“Saya yakin market Indonesia cukup menarik. Untuk itu saya berpesan kepada Sharp agar mempertimbangkan investasi kompresor atau mengajak mitra yang selama ini memasok agar berinvestasi di Indonesia,” ungkapnya.

Kementerian Perindustrian juga mendorong untuk memaksimalkan penggunaan komponen pendukung yang sudah ada di Indonesia, seperti baja, tembaga, plastik, dan lainnya agar utilitas industri tersebut dapat diserap secara optimal.

Pada tahun 2019, SEID telah memindahkan produksi mesin cuci full-auto top loading dari Thailand ke Indonesia. Ini menunjukkan kontribusi Sharp dalam upaya meningkatkan trade balance produk elektronika Indonesia.

“Saya berterima kasih karena jajaran direksi Sharp telah turut mendukung upaya pemerintah mendorong pendalaman struktur industri elektronika dengan terus menambah fasilitas produksi dan diversifikasi produk untuk mengisi pasar dalam negeri dan mampu bersaing di tingkat internasional. Saya berharap peningkatan investasi dapat terus dilakukan,” tutup Agus.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *