Jakarta, Petrominer – Jakarta Futures Exchange (JFX) mengawali tahun 2023 dengan total kinerja perdagangan bulan Januari 2023 mencapai 822.590 lot. Terdiri dari volume multilateral dan PALN (Penyaluran Amanat Luar Negeri) mencapai 261.666 lot dan volume bilateral 560.924.
“Volume transaksi multilateral dan PALN di bulan Januari 2023 ini naik 90 persen dibandingkan volume transaksi bulan Januari 2022, yang sebesar 137.458 lot. Ini merupakan awal yang baik untuk perdagangan multilateral di Indonesia,” ujar Direktur Utama JFX, Stephanus Paulus Lumintang, Rabu (8/2).
Menurut Paulus, kontrak yang paling aktif ditransaksikan di bulan Januari adalah emas. Pasalnya, emas memiliki volatilitas harga yang tinggi dan juga merupakan instrumen investasi paling diminati oleh nasabah. Setelah emas, kontrak olein menempati posisi kedua sebagai kontrak yang paling diminati, khususnya kontrak olein 100 kg (OLE01).
Untuk produk Bilateral, transaksi bulan Januari 2023 masih didominasi oleh Loco London. Selain kontrak multilateral dan bilateral, kategori pasar fisik juga memulai tahun 2023 dengan positif, ditandai dengan volume transaksi pasar fisik emas digital mencapai 74,887 gr. Sedangkan untuk pasar fisik timah, tercatat volume transaksi 331 lot atau setara dengan 1,655 ton.

“Kinerja volume dan juga kontrak tersebut tidak lepas dari peran member JFX, pialang dan pedagang serta dukungan dari Bappebti (Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi) dan para pelaku pasar yang semakin aktif berinvestasi di pedagangan berjangka,” jelasnya.
Sosialisasi dan Edukasi
Untuk lebih maju dan berkembang, JFX kembali menggelar program edukasi dan sosialisasi. Langkah ini dinilai bisa memberi citra positif bagi industri perdagangan berjangka komoditi di Indonesia.
Program edukasi JFX tahun ini dimulai dengan Universitas Islam Sultan Agung (UNISULA) Semarang. Bekerjasama dengan salah satu anggota bursa yaitu PT Equityworld Futures cabang Semarang, edukasi ini dilaksanakan tanggal 25 Januari 2023 dan diikuti oleh sekitar 150 mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNISULA Semarang.
“Kegiatan ini disambut antusias oleh para mahasiswa dan dosen yang ingin mengetahui lebih dalam terkait dengan industri perdagangan berjangka komoditi,” ujar Paulus.
Ke depannya, JFX akan secara rutin mengadakan kegiatan edukasi dan sosialisasi ke universitas di seluruh Indonesia. Selain itu, bekerjasama dengan pihak-pihak terkait mengadakan seminar untuk masyarakat umum di seluruh Indonesia untuk memperkenalkan bursa berjangka dan industri perdagangan berjangka komoditi.
“JFX membuka peluang bagi semua universitas dan pihak eksternal yang ingin terlibat dalam edukasi dan sosialisasi,” ucapnya.








Tinggalkan Balasan