Bupati Landak, Karolin Margret Natasa (kiri), didampingi General Manager PLN Kalbar, Ari Dartomo (kanan) sedang melakukan penyalaan listri di salah satu rumah warga di Dusun Gundaleng, Desa Senakin, Kabupaten Landak, Kalimantan Barat.

Jakarta, Petrominer – PT PLN (Persero) kembali menyelesaikan 2.131 sambungan listrik gratis senilai Rp 1,5 miliar bagi masyarakat tidak mampu di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, Riau dan Kepulauan Riau, serta Kalimantan Barat. Dana tersebut berasal dari pengumpulan donasi dalam gelaran PLN Virtual Charity Run and Ride (VCRR) 2020.

Executive Vice President Corporate Communication and CSR PLN, Agung Murdifi, PLN VCRR 2020 merupakan ajang lari dan bersepeda yang dilakukan di mana saja sejak 16 Oktober hingga 1 November 2020 lalu. Kegiatan bertujuan amal ini dapat “dicicil” jarak lari dan bersepedanya. Setiap kilometer yang ditempuh akan dikonversikan dalam bentuk rupiah untuk membiayai penyambungan listrik masyarakat tidak mampu.

“Setiap kilometer lari dikonversikan senilai Rp 40.000,- dan bersepeda Rp 35.000,-. Uang tersebut digunakan untuk biaya penyambungan listrik rumah masyarakat tidak mampu yang tersebar di seluruh Indonesia dengan daya 450 VA,” ujar Agung, Sabtu (21/11).

Menurutnya, penyambungan akan terus dilakukan di beberapa daerah lain seperti Jawa Tengah, Jawa Timur, Sulawesi, Maluku, Maluku Utara, Nusa Tenggara Timur, dan Papua. PLN menargetkan penyambungan listrik hasil program PLN VCRR 2020 dapat selesai akhir tahun 2020 ini.

Peserta Virtual Charity Run and Ride 2020 bersama General Manager PLN UIW Riau dan Kepri, Dispriansyah, melakukan penyambungan listrik gratis kepada masyarakat kurang mampu di Kota Pekanbaru, Riau.

Gelaran PLN VCRR 2020 berhasil mengumpulkan donasi Rp 6,16 miliar, dari hasil 164 ribu kilometer yang ditempuh para peserta. Dari donasi yang terkumpul, PLN akan melakukan penyambungan listrik gratis bagi 8.417 warga yang tersebar di seluruh Indonesia.

“Pemilihan penerima bantuan dilakukan langsung oleh PLN dengan memastikan penerima bantuan terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) Kementerian Sosial. Hadirnya listrik diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup dan produktifitas sehingga akan mendorong kesejahteraan masyarakat,” ungkap Agung.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here