Jakarta, Petrominer – PT Saka Energi menandatangani dua kontrak bagi hasil (PSC) dengan skema gross split untuk wilayah kerja migas Pekawai dan West Yamdena. Kedua WK migas ini dimenangkan Saka Energi dalam Lelang Penawaran Langsung Tahun 2017 yang digelar Mei-Desember 2017.

Penandatangan kedua kontrak PSC tersebut dilakukan oleh anak usaha Saka Energi dan Kepala SKK Migas Amien Sunaryadi di Kantor Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Senin (14/5). Disaksikan Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Dirjen Migas), Joko Siswanto.

“Penandatanganan kontrak baru ini menambah jumlah WK migas yang menggunakan kontrak skema gross split,” ujar Djoko.

Wilayah Kerja Pekawai berlokasi di daratan dan lepas pantai Kalimantan Timur, dengan kontraktor PT Saka Energi Sepinggan. Sedangkan Wilayah Kerja West Yamdena berlokasi di wilayah Kepulauan Tanimbar daratan dan lepas pantai Maluku yang akan dioperasikan oleh PT Saka Energi Yamdena Barat.

Dari kedua kontrak tersebut, Pemerintah menerima Komitmen Pasti dan Bonus Tandatangan sebesar US$ 13,5 juta atau sekitar Rp 190 miliar. Rinciannya, total investasi komitmen pasti tiga tahun masa eksplorasi senilai US$ 12.550.000 dan bonus tandatangan US$ 1.000.000.

No

Wilayah Kerja Kontraktor

Komitmen Pasti Eksplorasi (Komitmen 3 Tahun Pertama Kontrak)

1 Pekawai PT Saka Energi Sepinggan G & G dan 1 sumur eksplorasi, dengan total investasi senilai US$ 10,450,000

Bonus Tandatangan: US$ 500,000

2 West Yamdena PT Saka Energi Yamdena Barat G & G dan Akuisisi Data Seismik 2D 1,000 km, dengan total investasi senilai US$ 2.100.000

Bonus Tandatangan: US$ 500.000

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here