Presiden Direktur Saka Energi, Tumbur Parlindungan.

Jakarta, Petrominer – Di tengah lingkungan tenaga kerja yang mobile saat ini, penggunaan sistem sekuriti data sangat dibutuhkan untuk menghindari ancaman, terutama serangan siber. Inilah yang mendorong PT Saka Energi untuk menggunakan BlackBerry Unified Endpoint Manager (UEM) agar bisa memperkuat kemanaan siber (cyber security).

Menurut Presiden Direktur Saka Energi, Tumbur Parlindungan, untuk menyukseskan transformasi digital, perusahaannya perlu untuk memobiliasi tenaga kerja dan mendorong kepuasan serta efisiensi bisnis. Hal ini dilakukan dengan melindungi semua informasi bisnis yang sensitif dan menjaga keselamatan semua staf.

“Kami memilih BlackBerry UEM dan PGASCOM karena mereka dapat memberikan kerahasiaan informasi di setiap tingkat. Tentunya dengan dukungan dan keahlian integrasi yang benar-benar memahami kompleksitas bisnis kami,” kata Tumbur Parlindungan, Rabu (6/12).

Penggunaan Blackberry UEM oleh Saka Energi ini merupakan tindak lanjut dari kemitraan baru antara PT PGAS Telekomunikasi Nusantara (PGASCOM) dan Blacberry Limited. Inilah yang mendorong Saka Energi, anak usaha PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN), menjadi pelanggan pertama BlackBerry UEM.

Menurutnya, di tengah lingkungan tenaga kerja yang mobile saat ini, penggunaan sistem sekuriti data sangat dibutuhkan untuk menghindari ancaman, terutama serangan siber. BlackBerry UEM adalah perangkat lunak yang menghadirkan manajemen endpoint terpadu dan kontrol kebijakan terpadu untuk beragam tenaga kerja mobile yang berkembang.

“Yang jelas, Blackberry bisa menangkal serangan siber untuk segmen migas. Peretas memang tidak menargetkan secara langsung bisnis tertentu, mereka hanya berpikir menyerang untuk mendapatkan uang saja,” papar Tumbur Parlindungan.

Sementara itu, Chief Security Officer Blackberry, Alex Manea, mengatakan bahwa sektor energi menjadi salah satu industri terbesar di Indonesia yang berpotensi menjadi target kejahatan siber. Menurutnya, saat ini, BlackBerry Limited sedang meluaskan pasar bisnis dengan menggarap sektor produk perangkat lunak (software) dan keamanan siber (cyber security).

“Kami sangat antusias bermitra dengan PGASCOM untuk menggabungkan solusi aman kami dengan keahlian mereka membantu Saka Energi dan perusahaan lain untuk mewujudkan tujuan transformasi digital mereka,” kata Alex.

Chief Security Officer Blackberry, Alex Manea (kiri), sedang menjelaskan mengenai upaya BlackBerry Ltd meluaskan pasar bisnis dengan menggarap sektor produk perangkat lunak (software) dan keamanan siber (cyber security).

Menurutnya, ini merupakan kerja sama perdana dengan PGAS Telekomunikasi dan juga proyek pertama di sektor migas Indonesia menggunakan UEM.

PGASCOM adalah anak usaha PGN yang berfokus menyediakan layanan jaringan telekomunikasi, termasuk serat optik, akses internet, solusi bisnis dan layanan yang dikelola untuk industri minyak dan gas Indonesia.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here