Bandung, Petrominer — Lifting minyak dan gas (migas) nasional untuk semester pertama 2016 telah tercapai, bahkan mampu melampaui target rencana kerja yang tertuang dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (APBN-P) 2016. Kinerja selama enam bulan pertama tahun 2016 tersebut juga lebih tinggi dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

“Lifting minyak nasional pada semester pertama 2016 mencapai 817,9 ribu barel per hari (bph). Angka tersebut di atas rencana kerja dalam APBNP 2016 yang tercatat 817,5 ribu bph,” ujar Kepala Bagian Humas Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Hulu Minyak dan Gas dan Bumi (SKK Migas) Taslim Z Yunus, Selasa malam (19/7).

Dengan realisasi lifting semester pertama tersebut, jelas Taslim, SKK Migas memperkirakan target lifting minyak sampai akhir 2016 bisa mencapai 824 ribu barel per hari atau 100,9 persen dari target.

Sementara untuk lifting gas pada Semester I 2016 mencapai 6,6 MMSCFD, ‎lebih tinggi 105 persen dari rencana kerja anggaran lifting gas 2016 yaitu sebesar 6,2 MMSCFD.

Sampai akhir tahun, lifting gas diperkirakan mencapai 6,3 MMSCFD, atau lebih tinggi 101 persen dari target lifting gas yang ditetapkan.

Dengan kinerja seperti itu, Taslim pun mengaku optimis, target migas pada tahun 2016 akan tercapai.

Lifting minyak semester I 2016 yang sebesar 817 ribu bph lebih tinggi 8 persen, jika dibandingkan lifting minya pada semester I 2015. Hal yang sama juga dialami pada lifting gas semester I 2016 lebih tinggi ‎8 persen dibanding semester I 2015, yang sebesar 1092 MMSCFD.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here