Sumedang, Petrominer — PT PLN (Persero) terus menggenjot pembangunan pembangkit listrik sesuai dengan Program 35.000 megawatt (MW) yang telah dicanangkan Pemerintah tahun 2015 lalu. PLN menargetkan Program 35.000 MW ini dapat melistriki seluruh pelosok Indonesia hingga pulau-pulau terluar dengan capaian 97,4 persen rasio elektrifikasi pada tahun 2019 mendatang.
Petrominer berkesempatan melihat pekerjaan pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Jatigede di Desa Kadujaya Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Sabtu (6/11). PLTA dengan kapasitas 2 x 55 MW ini memanfaatkan air dari waduk Jatigede dan mengalir ke sungai Cimanuk.
Saat ini, proses pembangunan PLTA Jatigede sudah mencapai 15 persen dan direncanakan akan selesai dibangun dan beroperasi pada bulan Mei 2019 mendatang. PLN Unit Induk Pembangunan Jawa Bagian Tengah I sebagai pelaksana pembangunan PLTA tersebut.
Sejak pertengahan tahun 2015, Pemerintah mencanangkan program pembangunan pembangkit 35.000 MW beserta 46.000 kilo meter sirkit (kms) jaringan transmisi dan 108.000 mega volt ampere (MVA) gardu induk pendukungnya dalam lima tahun. Pemerintah menugaskan PLN untuk melaksanakan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan tersebut bersama fihak swasta atau IPP. Selain itu PLN juga mendapat tugas untuk menyelesaikan 7.000 MW pembangkit yang saat ini masih dalam proses pembangunan.
Dalam program 35.000 MW, proyek yang sudah beroperasi atau commercial operation date (COD) sebesar 257 MW, dalam masa konstruksi 8.691 MW. Sementara 9.790 MW telah menandatangani kontrak EPC untuk proyek 11 PLN dan power purchase agreement untuk proyek IPP. Proyek yang dalam tahap pengadaan sebesar 10.974 MW dan yang dalam tahap perencanaan 7.010 MW.
Dari kondisi tersebut secara proporsional bisa dikatakan bahwa kemajuan program pembangkit 35.000 MW kini sekitar 41,9 persen. Untuk kemajuan pembangunan transmisi yang mendukung 35.000 MW sebesar 49,7 persen dan kemajuan pembangunan gardu induk sebesar 23,17 persen.
PLN menargetkan program 35.000 MW dapat melistriki seluruh pelosok Indonesia hingga pulau-pulau terluar dengan capaian 97,4 persen rasio elektrifikasi di tahun 2019.








Tinggalkan Balasan