, , ,

Produsen Listrik Swasta Kirim PLTS Portabel untuk Korban Bencana

Posted by

Jakarta, Petrominer — Di tengah proses pemulihan yang masih panjang pascabencana di Aceh,  Sumatera Utara dan Sumatera Barat, Asosiasi Produsen Listrik Swasta Indonesia (APLSI) hadir memberikan dukungan secara langsung dan berkelanjutan kepada masyarakat terdampak. Kali ini direalisasikan dalam bentuk paket pembangkit listrik tenaga surya (PTLS) portabel.

Ketua Umum APLSI, Eka Satria, menyampaikan bahwa dalam situasi darurat, akses terhadap penerangan, konektivitas, dan pemenuhan kebutuhan dasar merupakan kebutuhan yang tidak dapat ditunda. APLSI pun membantu melalui penyediaan solusi cepat berbasis energi bersih dan teknologi konektivitas guna mendukung aktivitas warga, posko pengungsian, serta dapur umum di wilayah terdampak.

“Bekerja sama dengan Society of Renewable Energy (SRE), APLSI mendistribusikan paket pembangkit listrik tenaga surya portabel yang terdiri dari panel surya, inverter hybrid, baterai penyimpanan energi, serta perangkat konektivitas satelit Starlink. Paket ini dipasang di titik-titik strategis di wilayah bencana dan direalisasikan melalui koordinasi dengan pemerintah daerah setempat,” jelas Eka, Senin (29/12).

Bantuan tersebut secara simbolis telah diserahkan secara langsung kepada Gubernur Sumatera Barat, H. Mahyeldi, bersamaan dengan bantuan kebutuhan dasar lainnya pada 20 Desember 2025 lalu. Tidak hanya itu, APLSI juga menyerahkan 50 unit paket LPG dan kompor yang segera dimanfaatkan oleh masyarakat di wilayah Malalo, Kabupaten Agam.

Jalur Laut

Aksi solidaritas para anggota APLSI berlanjut melalui pendistribusian bantuan tahap berikutnya menggunakan jalur laut. Penyaluran bantuan ini dilakukan bekerja sama dengan Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, menggunakan KRI Semarang 594 yang berangkat dari Tanjung Priok dan secara resmi dilepas oleh Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono, pada  22 Desember 2025.

Sebagai rangkaian lanjutan, APLSI bersama tim Kemenko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan melaksanakan kunjungan langsung ke Kabupaten Aceh Tamiang.

Pada 27 Desember 2025, berlokasi di Desa Dusun Lubuk Sidup, jaringan konektivitas darurat berhasil dipasang dan telah dapat digunakan di dua posko pengungsian, termasuk di area posko Jembatan Lubuk Sidup yang mengalami kerusakan total. Serah terima bantuan kepada pemerintah desa setempat disaksikan oleh Rachmat Kaimuddin, Deputi Bidang Koordinasi Infrastruktur Dasar Kemenko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan.

“Ke depan, kami juga melaksanakan berbagai inisiatif dan program pemenuhan kebutuhan energi dasar dalam kondisi darurat yang dirangkum dalam program ‘Menyalakan Kepedulian Untuk Negeri.’ APLSI juga siap untuk terus berkolaborasi dan bersinergi dengan pemerintah serta berbagai pemangku kepentingan lainnya, guna mendukung percepatan pemulihan dan kebangkitan masyarakat di Aceh dan Sumatera,” ujar Eka.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *