Jakarta, Petrominer – Pertamina EP Donggi Matindok Field menorehkan catatan dan kinerja operasi yang cemerlang selama enam bulan pertama tahun 2021 ini. Pencapaian tersebut merupakan buah dari hasil kerja keras seluruh pekerja dan mitra kerja, baik yang di kantor maupun lapangan.
“Saya mengapresiasi kinerja rekan-rekan semua, patut bangga dengan apa yang telah dicapai Lapangan Donggi Matindok,” ujar General Manager Subholding Upstream Pertamina EP Zona 13, Imam Nur Akbar, saat berkunjung dan menyapa para pekerja dan mitra kerja di CPP Donggi dan CPP Matindok, Banggai, Sulawesi Tengah, Rabu (21/7).
Menurut Imam, kinerja PEP Donggi Matindok Field sangat baik, dan realisasi yang dicapai diatas target. Pada tahun 2020, realisasi produksi dan lifting migas masing-masing 110 persen dan 101 persen dari target.
“PEP Donggi Matindok Field meraih penghargaan pencapaian lifting kondensat di atas 100 persen selama dua tahun berturut-turut (2019 dan 2020) dari Direktur Utama Pertamina EP. Hingga pertengahan Juli 2021, realisasi produksi gas sebesar 128 persen dan kondensat 121 persen di atas target yang ditetapkan,” ungkapnya.
Imam beserta Jajaran Management yang terdiri dari Production & Project Senior Manager M. Firdaus Sabaruddin, Donggi Matindok Field Manager Abidzar Akman, HSSE Manager Ardyan Cahyo, Production Engineering Manager Hendro Pratomo, dan Drilling Manager Rama Aditya menyapa pekerja di beberapa area. Di antaranya Sumur Eksplorasi Wolay-001 dan Wolay-002, lokasi pengeboran Sumur Eksplorasi WPY-01, Sumur Produksi Donggi-3, Central Processing Plant (CPP) Donggi, lokasi Proyek HDD Sungai Mansahang dan juga mitra binaan CSR DMF.
Imam menambahkan, selain menjaga ketahanan energi melalui keandalan kegiatan operasi perusahaan, PE Donggi Matindok Field juga terus menerapkan dan membangun budaya kerja HSSE Golden Rules di lingkungan Pertamina. Tidak hanya itu, perusahaan juga terus berusaha memberikan manfaat bagi lingkungan dan masyarakat sekitar dengan berbagai program pemberdayaan. Hal ini dapat dilihat dari perolehan PROPER Hijau tahun 2020.
Dalam kesempatan itu, Donggi Matindok Field Manager, Abidzar Akman, juga mengapresiasi terhadap pelaksanaan efisiensi yang telah dilakukan para pekerja dan mitra kerja yang sudah berkolaborasi sehingga efisiensi tersebut dapat tercapai.
“Kami terus berupaya mendukung perusahaan untuk mencapai target dan melakukan efisiensi untuk mendukung program OPTIMUS. Selama tahun 2020, kami sukses melakukan efisiensi biaya operasi sebesar Rp 12 miliar dengan mengganti Caustic (NaOH) cair 48 persen menjadi Caustic padat 99 persen yang digunakan untuk gas treatment. Untuk tahun 2021, kami membangun ATU permanen di CPP Donggi sehingga biaya sewa ATU yang selama ini menjadi beban biaya operasi dapat dieliminir,” terang Abidzar.









Tinggalkan Balasan