Jamil Azzaini, pakar leadership dan self-improvement.

Jakarta, Petrominer – Berbagai cara dilakukan PT Trakindo Utama (Trakindo) dalam menarik pelanggan. Selain memperkenalkan produk barunya, perusahaan ini menggandeng Jamil Azzaini, seorang pakar leadership dan self-improvement, untuk membantu kemajuan pelanggan, khususnya di era pemulihan ekonomi saat ini.

Pada momentum peluncuran Cat 320 GX, Trakindo tidak hanya memperkenalkan hydraulic excavator terbaru untuk mendukung sektor industri beroperasi lebih produktif dan efisien. Penyedia solusi alat berat Cat di Indonesia ini juga membekali pemilik usaha dan pelanggan Trakindo dengan solusi menavigasi perubahan lewat pola kepemimpinan dan prinsip usaha yang progresif.

“Harapannya, kinerja usaha sektor industri dapat tumbuh kembali dan investasi dapat berbuah profit dengan lebih cepat,” ujar Construction and ForAg Marketing and Sales Division Head Trakindo, Arif Prawira, Kamis (18/11).

Peluncuran Cat 320 GX telah berlangsung di beberapa area, di antaranya area Sumatra (14/10), area Indonesia Timur (21/10), area Kalimantan Selatan (04/11) area Kalimantan Utara (11/11) dan pamungkasnya diadakan di area Jawa pada 18 November 2021.

Tidak bisa dipungkiri dunia usaha kini mengalami berbagai perubahan besar yang menyentuh berbagai sendi, mulai dari model bisnis dan kemitraan baru hingga inovasi untuk merespons peluang baru yang muncul. Tiga pemicu perubahan besar saat ini adalah digital, milenial dan pandemi. Di masa seperti ini, pelaku usaha dan pemimpin perusahaan harus cermat memilih investasi yang tepat. Investasi yang tepat bisa dilihat dari pemilihan anggota tim yang tepat dan pemilihan alat untuk produksi atau kerja.

Dalam paparannya, Jamil menekankan peran penting pemimpin menavigasi dunia usaha di masa perubahan. Perubahan ini harus dianggap lazim, bahkan tepatnya tidak ada yang bertahan, kecuali perubahan.

“Jika dirangkum, ada tiga peran pemimpin usaha di masa perubahan yaitu mengangkat moral tim, menggerakkan produktivitas tim, dan menjaga kelangsungan bisnisnya,” ujar Pendiri Kubik Leadership ini.

Menurutnya, mengangkat moral tim menjadi tugas paling awal karena anggota tim tengah berpindah zona. Dari zona nyaman ketika semua terkendali, ke zona rentan saat pandemi menghantam dunia usaha dengan keras dan membawa berbagai ketidakpastian. Dan kini memasuki zona belajar ketika harus menyusun kembali pola dan metode baru untuk mencapai tujuan.

“Di saat anggota tim dihadapkan kondisi yang serba tak pasti, pemimpin memiliki peran untuk memberi arah dan membangun keyakinan positif bagi timnya,” tegas Jamil.

Selanjutnya, menggerakkan produktivitas tim menjadi penting karena terjadi disrupsi pada pola dan metode kerja. Untuk memetakan jalan ke depan, pemimpin harus secara simultan merumuskan prioritas usahanya dan menjalankan berbagai inisiatif dengan baik. Ini berarti, pertama dan terutama, mereka harus memimpin dengan tujuan memperhatikan anggota tim, pelanggan dan sistem pendukung lainnya.

Terakhir, menjaga kelangsungan bisnis artinya menyusun strategi bagaimana bisnis terus berlangsung. Rumusnya cukup sederhana yaitu meningkatkan revenue dan menjaga efisiensi, mulai mencari dan menerapkan cara menggenjot efisiensi dan meningkatkan performa, yang meningkatkan revenue.

“Salah satu langkah yang bisa dilakukan sektor industri misalnya memilih Cat 320 GX. Ekskavator ini adalah produk yang efisien dan tahan lama dengan harga lebih terjangkau, sehingga investasi cepat kembali. Produknya tangguh dan bisa membantu dunia usaha dalam jangka panjang. Artinya pemimpin tersebut berwawasan masa depan dan memikirkan efisiensi serta produktivitas perusahaan,” jelas Jamil.

Cat 320 GX adalah produk inovatif terbaru yang diluncurkan Trakindo bulan lalu. Hydraulic excavator di kelas 20 ton ini memiliki performa luar biasa dengan harga terjangkau, sehingga mampu membantu mengembalikan modal lebih cepat. Kombinasi produktivitas tinggi, hemat bahan bakar dan biaya perawatan, serta harga pembelian lebih terjangkau menjadikan Cat 320 GX bisa diandalkan untuk mengembalikan modal dengan lebih cepat.

Dalam kesempatan itu, Jamil juga mengupas cara agar usaha terus tumbuh dan bahkan bertahan turun temurun. Kuncinya adalah memiliki purpose atau alasan mendasar untuk lahir dan hadir di pasaran. Alasan ini tidak cukup jika cuma mengejar profit, sebab profit hanya jangka pendek. Sebaiknya purpose ini bisa menjadi kontribusi bagi dunia, bagi bangsa dan bagi kehidupan. Hal ini sudah dipraktikkan oleh perusahaan-perusahaan besar dunia.

“Ini membuat kita saat berbisnis tidak merasa berbisnis, melainkan seperti sedang menjalankan misi, namun tetap mendapat bayaran dan mengumpulkan keuntungan,” jelasnya.

Usaha yang berorientasi profit semata, jelas berbeda dengan perusahaan yang berorientasi pada purpose. Perusahaan yang berorientasi pada purpose berusaha menambah value pelanggannya. Perusahaan yang berorientasi pada purpose selalu menjaga bisnis pelanggannya dan memastikan pelanggan memiliki bisnis yang berkelanjutan.

Sisi purpose organisasi ini juga perlu dipertimbangkan saat memilih mitra dari organisasi atau perusahaan lain. Mitra yang akan diajak berkolaborasi sebaiknya memiliki tujuan yang sama dan hadir dengan investasi produk yang tepat dan sejalan dengan misi usaha kita.

“Di Indonesia, kita bisa melihat Trakindo sebagai salah satu contohnya. Hari ini, Cat 320 GX diluncurkan sebagai upaya agar pelanggan bisa cepat mengembalikan investasi, lebih efisien dalam performa kerja dan akhirnya meraih lebih banyak untung. Upaya Trakindo ini juga ditujukan untuk membangun bangsa, yaitu agar sektor industri bisa kembali menjadi motor penggerak pemulihan ekonomi. Inilah contoh perusahaan yang memiliki purpose yang baik,” ungkap Jamil.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here