Presiden Prabowo Dijadwalkan Membuka Minerba Convex 2025

0
1194
Ketua Panitia Minerba Convex 2025, Resvani (kedua dari kanan), pada konferensi pers terkait penyelenggaraan Minerba Convex 2025, Rabu (8/10).

Jakarta, Petrominer – Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan menghadiri dan membuka gelaran Mineral dan Batubara Convention and Expo (Minerba Convex) 2025 di Jakarta International Convention Center (JICC) pada 15 Oktober 2025 mendatang. Event yang bakal digelar dengan skala lebih besar dan format lebih inklusif tersebut akan diselenggarakan selama dua hari atau sampai 16 Oktober 2025.

Menurut Ketua Panitia Minerba Convex 2025, Resvani, penyelenggaraan tahun ini tidak hanya menyasar pelaku industri dan pemerintah, tetapi juga membuka partisipasi bagi masyarakat umum, pelajar, akademisi, asosiasi, hingga pemerintah daerah. Tentunya, dengan melibatkan lebih banyak pihak dari berbagai kalangan.

“Minerba Convex kali ini akan digelar lebih besar dari tahun lalu. Event ini tidak hanya melibatkan pelaku industri dan pemerintah, tetapi juga masyarakat luas,” ujar Resvani dalam konferensi pers di Ditjen Minerba, Rabu (8/10).

Minerba Convex 2025 merupakan hasil kolaborasi antara Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara, Kementerian ESDM, dan 11 asosiasi pertambangan nasional.

Di antaranya Perhimpunan Ahli Pertambangan Indonesia (PERHAPI), Asosiasi Pertambangan Batubara Indonesia (APBI), Asosiasi Pertambangan Indonesia (Indonesia Mining Assocation-IMA), Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI), Asosiasi Jasa Pertambangan Indonesia (ASPINDO), Asosiasi Pertambangan Nikel Indonesia (APNI), Perkumpulan Ahli Alat Berat Indonesia (PERTAABI), Forum Industri Nikel Indonesia (FINI), Asosiasi Eksportir Timah Indonesia (AETI), Masyarakat Geologi Ekonomi Indonesia (MGEI) dan Society of Renewable Energy (SRE).

Dengan skala acara yang lebih besar, panitia berharap Presiden Prabowo dapat hadir secara langsung dan membuka acara secara resmi. Turut diundang pula beberapa pejabat tinggi negara, di antaranya Menteri ESDM, Menteri Investasi/Kepala BKPM, Menteri Perindustrian, dan Ketua Komisi VII DPR RI.

Pemerintah daerah juga diundang untuk berkontribusi dalam diskusi, khususnya terkait peran pertambangan dalam pembangunan daerah. Gubernur Kalimantan Barat, misalnya, akan membahas kontribusi bauksit, sementara Gubernur Maluku Utara dijadwalkan menyampaikan dampak hilirisasi nikel.

Terbuka bagi Publik

Mengusung tema “Driving Sustainable Growth Through Innovation and Collaboration,” Minerba Convex 2025 akan menghadirkan berbagai sesi seperti konferensi, diskusi kelompok terfokus (FGD), dan coaching clinic yang difasilitasi oleh Ditjen Minerba.

Berbeda dari tahun sebelumnya, Minerba Convex 2025 akan lebih terbuka bagi publik. Dengan format yang lebih inklusif dan mendorong kolaborasi lintas sektor, Minerba Convex 2025 menjadi momentum penting dalam memperkuat kontribusi sektor mineral dan batubara terhadap pembangunan nasional yang berkeadilan dan berkelanjutan.

Salah satu topik yang akan diangkat adalah soal hilirisasi dengan fokus pada mineral kritis dan strategis serta pengembangan material maju. Hal ini selaras dengan visi pembangunan nasional dan menjadi bagian dari tujuh sesi paralel yang dirancang dalam acara.

“Terkait dengan mineral kritis dan mineral strategis, sebenarnya ada satu lagi yang juga dibahas yakni material maju. Kita jadikan salah satu dari tujuh breakout season, karena ini isu dan hal yang paling krusial sebenarnya, salah satu kunci utama untuk mencapai apa yang diinginkan oleh kita semua. Lebih penting lagi masuk juga dalam salah satu Asta Cita dari Pak Presiden Prabowo,” ujar Resvani.

Berbeda dari tahun sebelumnya, forum kali ini akan memberi ruang lebih besar bagi masyarakat, asosiasi dan stakeholders untuk menyuarakan pandangan mereka. Pemerintah akan hadir sebagai penanggap. Sementara masyarakat, akademisi, asosiasi, dan pelaku industri diberi ruang untuk menyampaikan pandangan dan masukan secara langsung

“Kami ingin Minerba Convex menghadirkan pertambangan yang inklusif, dekat dengan rakyat, serta menghasilkan rekomendasi konkret bagi pemerintah,” ujar Wakil Ketua Umum PERHAPI ini.

Selain sesi diskusi, area pameran akan menampilkan berbagai kegiatan operasional serta Program Pemberdayaan Masyarakat (PPM) dari perusahaan-perusahaan tambang. Minerba Convex 2025 diharapkan menjadi platform strategis bagi transformasi sektor pertambangan menuju arah yang lebih berkelanjutan, inovatif, dan kolaboratif.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here