Direktur Utama PLN, Zulkifli Zaini, memperlihatkan dokumen Letter of Agreement gas bumi yang baru saja ditandatangani, Jum’at (26/6).

Jakarta, Petrominer – PT PLN (Persero) bersama SKK Migas dan Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) melakukan penandatanganan Letter of Agreement (LoA) gas bumi. Ini merupakan implementasi dari Keputusan Menteri ESDM No. 91K/12/MEM/2020 tentang Harga Gas Bumi di Pembangkit Tenaga Listrik (Plant Gate).

Direktur Utama PLN, Zulkifli Zaini, menjelaskan bahwa PLN menandatangani 11 Side Letter of Agreement dengan KKKS EMP Bentu Limited, PT Pertamina EP, PT Pertamina Hulu Energi, dan Kangean Energy Indonesia Ltd. Total volume gas dalam perjanjian itu mencapai 213,7 BBTUD.

Penandatangan perjanjian dilakukan secara virtual, Jum’at (26/6), oleh Zulkifli, Kepala SKK Migas Dwi Soetjipto, dan para Direksi KKKS yang terlibat dalam perjanjian tersebut. Disaksikan langsung Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Arifin Tasrif.

“Penandatanganan perjanjian ini akan mampu menjadi landasan dalam menjalin kerja sama yang baik antara SKK MIGAS dengan PLN, khususnya dalam lingkup jual beli gas bumi untuk Pembangkit Tenaga Listrik (Plant Gate),” ucap Zulkifli.

Perjanjian tersebut membawa dampak positif bagi PLN, khususnya dalam penyediaan bahan bakar gas untuk pembangkit. Yaitu menurunkan harga gas dari US$ 8,21 per mmbtu menjadi US$ 6,09 per mmbtu.

“Dengan turunnya harga gas tentu akan menurunkan biaya pokok produksi PLN, sehingga membuat penyediaan listrik menjadi lebih efisien,” tegasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here