Mataram, Petrominer – PT PLN (Persero) kembali menambah kapasitas listrik dari pembangkit energi baru terbarukan (EBT) dengan mengoperasikan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Sambelia berkapasitas 5 Megawatt (MW) di Lombok Utara. Ini merupakan salah satu wujud komitmen PLN terhadap pengembangan EBT.
Sebelumnya, bulan Juli 2019 lalu, PLN juga menambah tiga PLTS dengan total kapasitas 15 MW untuk memperkuat sistem kelistrikan Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB).
“Kami terus berkomitmen mengembangkan pemanfaatan EBT di NTB. Rencana jangka panjang, masih akan ada beberapa titik yang akan kita eksplorasi lagi,” jelas General Manager PLN Unit Induk Wilayah NTB, Rudi Purnomoloka, Minggu (18/1).
Pembangunan PLTS Sambelia dimulai sejak bulan Agustus 2017, dan mulai beroperasi pada akhir Desember 2019. Selain ramah lingkungan, PLTS ini juga berdampak pada efisiensi produksi listrik karena dapat mengurangi penggunaan bahan bakar minyak untuk pembangkit di NTB.
“PLTS jauh lebih efisien terhadap biaya produksi yang dikeluarkan. Selisihnya sekitar Rp 900 per kWH terhadap pembangkit yang menggunakan solar. Meski lebih murah, ini tidak akan mempengaruhi mutu dan kualitas layanan kami kepada masyarakat,” jelas Rudi.
Pengoperasian PLTS ini juga memberikan kontrinusi positif terhadap bauran energi di NTB. Di bulan Juni 2019, PLTS hanya memberikan kontribusi sebesar 0,1 persen terhadap bauran energi di NTB. Namun, pada akhir tahun 2019, kontribusinya naik menjadi 2,8 persen.
Secara keseluruhan, PLN telah mengoperasikan tujuh PLTS yang tersebar di Pulau Lombok, yaitu di Gili Trawangan, Gili Air, Gili Meno, Sengkol, Selong, Pringgabaya dan Sambelia. Ketujuh PLTS tersebut mampu menyuplai 8,5 persen dari daya mampu total pada siang hari untuk sistem Lombok yang mencapai 233 MW.
Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Provinsi NTB , Muhammad Husni, menyampaikan apresiasinya atas beroperasinya PLTS Sambelia.
“Ini menunjukkan komitmen PLN untum terus berupaya mewujudkan kebijakan Pemerintah, baik pusat maupun NTB terkait peningkatan kontribusi EBT dalam pemenuhan kebutuhan energi khususnya energi listrik,” ujar Husni.
PLTS Sambelia ini nantinya juga akan memasok listrik untuk Kawasan Ekonomi Khusus Mandalika dan gelaran akbar MotoGP yang akan berlangsung di Mandalika pada tahun 2021.
Hingga akhir tahun 2019, total daya yang dihasilkan dari pembangkit EBT adalah sebesar 36,2 MW atau sebesar 12,5 persen dari total keseluruhan daya mampu pembangkit yaitu sebesar 289 MW. Rata-rata EBT tersebut bersumber dari air dan tenaga surya.








Tinggalkan Balasan