Pontianak, Petrominer – PLN berkomitmen mendorong pertumbuhan investasi melalui penyediaan dan peningkatan kualitas listrik di seluruh tanah air. Hal ini tercermin melalui pembangunan Proyek Strategis Nasional (PSN) berupa jaringan transmisi bertegangan 150 kilo Volt (kV) yang menghubungkan Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) dengan Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng).
General Manager PLN Unit Induk Pembangunan Kalimantan Bagian Barat (UIP Kalbagbar), Rachmad Lubis, menjelaskan bahwa PLN telah berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Kalbar terkait persiapan pengadaan tanah untuk pembangunan jaringan transmisi sepanjang 632 kilo meter sirkuit (kms) tersebut. Jaringan transmisi itu akan melintas dari Kendawangan di Kalbar sampai dengan Sukamara di Kalteng.
“Pelaksanaan pembangunan jaringan transmisi ini juga bertujuan untuk meningkatkan rasio elektrifikasi dan menjaga keandalan pasokan listrik. Hal tersebut tentu akan memberikan manfaat positif bagi masyarakat Kalbar dan terutama untuk menarik investor menanamkan modalnya di Kalbar,” ujar Rachmad, Minggu (13/12).
Dia menjelaskan bahwa jaringan transmisi itu akan memiliki 414 menara yang akan terbentang di lima kecamatan Kabupaten Ketapang, Kalbar. Sedangkan di sisi Kalteng rencananya terdapat 24 menara.
“Interkoneksi Kalbar–Kalteng ini diupayakan dapat beroperasi awal tahun 2022, sehingga kemandirian energi listrik di Kalimantan Barat segera terwujud,” ungkap Rachmad.
Sebagai salah satu PSN, pembangunan jaringan transmisi Kendawangan–Sukamara ini diharapkan dapat berjalan lancar dan tepat waktu melalui dukungan dari seluruh lapisan masyarakat maupun pemerintah setempat.
“Di masa pandemi seperti sekarang ini, pembangunan PSN tidak boleh mandek dan harus tetap berjalan. Agar proses sosialisasi maupun konsultasi publik kepada masyarakat yang lahannya akan terlintasi proyek pembangunan ini berjalan aman, kami tetap akan menerapkan 3M dan menekankan agar semua orang selalu waspada dan melakukan protokol kesehatan,” ujar Asisten I Sekretaris Daerah Provinsi Kalbar, Sri Jumiadatin.
Sri Jumiadatin juga menambahkan, Pemprov Kalbar mendukung rencana pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan ini. Untuk itu, telah dibentuk tim persiapan dan tim sekretariat pengadaan tanah untuk pembangunan jaringan transmisi dan turut serta dalam pelaksanaan rangkaian kegiatan lapangan hingga terbitnya izin penetapan lokasi.








Tinggalkan Balasan