Balikpapan, Petrominer – PLN meresmikan masuknya listrik ke 20 desa di empat kabupaten yang tersebar di Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara. Total sebanyak 2.650 pelanggan baru dapat menikmati listrik dengan biaya investasi mencapai Rp 52 miliar.

Peresmian dilakukan secara daring oleh Direktur Bisnis Regional Sumatera Kalimantan PLN, Wiluyo Kusdwiharto, dalam kunjungannya ke Balikpapan, Kamis lalu (15/4). Dihadiri oleh Bupati Nunukan, Asmin Laura Hafid, Wakil Bupati Kutai Barat, Edyanto Arkan, beserta Assisten 2 Kabupaten Berau Agus Wahyudi.

“Terima kasih atas sinergi yang terbangun bersama seluruh stakeholder sehingga proyek listrik untuk 20 desa ini berjalan lancar. Besar harapan kami, sinergi yang telah terjalin baik selama ini, dapat diperkuat untuk mewujudan pemerataan listrik hingga ke pelosok tanah air,” ujar Wiluyo.

Desa yang kini dapat menikmati listrik antara lain, di Kabupaten Nunukan: Desa Butas Bagu, Desa Pagar, dan Desa Lubok Buat; di Kabupaten Kutai Barat: Kampung Jambul Makmur, Muara Gusik, Jambuk, Bukit Harapan, Tanjung Sari, Resak Kampung, Penawai, Kampung Siram Jaya, Siram Makmur, Muara Siram, dan Kampung Bekokong Makmur; di Kabupaten Berau: Kampung Sumber Agung, Kampung Tambunan, Kampung Kayu Indah, Kampung Kasai, dan Kampung Teluk Semanting; dan di Kabupaten Malinau: Desa Laban Nyarit.

Hingga April 2021, PLN telah menerangi 823 desa dari 1.038 total desa yang ada di Provinsi Kalimantan Timur, dengan rasio desa berlistrik 79,2 persen. Sementara di Kalimantan Utara, PLN telah menerangi 296 desa dari total 482 desa, dengan rasio desa berlistrik mencapai 61,4 persen.

“Angka ini akan terus digenjot untuk meningkatkan laju rasio desa berlistrik mencapai 100% di tahun 2024 nanti,” tegas Wiluyo.

Melalui listrik yang telah tersalur, PLN mengimbau semua pihak untuk dapat menjaga aset kelistrikan dengan baik agar penyaluran listrik kepada masyarakat dapat berjalan aman, andal dan berkelanjutan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here