PLN Rampungkan Program BPBL dan Lampaui Target

0
752
Penyalaan perdana program Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL) di Provinsi Maluku.

Jakarta, Petrominer – PT PLN (Persero) telah merampungkan tugas penyaluran Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL) dari pemerintah. Sampai akhir Desember 2022, PLN telah menyalurkan BPBL kepada 80.183 rumah tangga (RT) di wilayah Terdepan, Terluar dan Tertinggal (3T) Indonesia.

Program ini merupakan penugasan dari pemerintah melalui Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) yang dilaksanakan dan didukung PLN. Tujuannya adalah untuk meningkatkan rasio elektrifikasi di wilayah 3T serta membantu masyarakat untuk memperoleh akses listrik.

Direktur Pembinaan Program Ketenagalistrikan, Wanhar, mengatakan capaian tersebut melampaui target 80.000 keluarga tidak mampu yang ditetapkan oleh pemerintah. Selain memberikan apresiasi, Wanhar berharap semangat yang sama bisa dibawa oleh PLN untuk mencapai target program BPBL di tahun 2023 ini.

“Target Program BPBL tahun ini terlampaui, bahkan melebihi target yakni sebanyak 80.183 rumah tangga. Tahun depan, BPBL akan berlanjut dengan target 83.000 rumah tangga pada 32 provinsi,” ujar Wanhar, Rabu (4/1).

Rincian realisasi BPBL tahun 2022 adalah 23.091 RT di pulau Sumatera Kalimantan (Sumkal), 45.182 RT di wilayah Jawa, Madura dan Bali (Jamali) dan 11.910 di Wilayah Sulawesi, Maluku, Papua, dan Nusa Tenggara (Sulmapana).

Setiap keluarga penerima program BPBL mendapatkan fasilitas seperti pemasangan instalasi listrik rumah sebanyak 3 titik lampu + 1 stop kontak, pemeriksaan dan pengujian instalasi Sertifikat Laik Operasi (SLO); serta pengisian token listrik perdana secara gratis. Sehingga begitu pemasangan selesai, masyarakat bisa langsung menggunakannya.

Ketua Komisi VII DPR RI, Sugeng Suparwoto, juga menyampaikan apresiasinya atas kolaborasi dan kerja keras seluruh pihak untuk menghadirkan pemerataan akses listrik di wilayah Indonesia.

“Terima kasih atas kolaborasi yang sangat baik antara Kementerian ESDM, Pemerintah setempat dan PLN dalam menghadirkan pemerataaan akses listrik bagi masyarakat melalui program BPBL sehingga dapat terealisasi melebihi target. Saya berharap upaya ini memberikan manfaat bagi masyarakat untuk meningkatkan kesejahteraannya,” kata Sugeng.

Program BPBL pun disambut suka cita oleh para penerima bantuan. Salah satunya adalah Warga Desa Patrasana, Kecamatan Kresek, Kabupaten Tangerang, Banten yaitu Masni.

“Saya mewakili warga desa Patrasana, alhamdullilah sekali, terima kasih banyak kepada pemerintah dan semua pihak yang terlibat dalam Program BPBL ini, desa kami menjadi terang dan semoga kehidupan kami menjadi lebih produktif,” ungkap Masni.

Hal senada juga disampaikan oleh penerima Program BPBL lainya di Kabupaten Kolaka Utara, Sulawesi Tenggara, yakni Tanihar. Dia pun menyampaikan rasa syukur dengan adanya pemasangan instalasi listrik gratis di rumahnya. Sebelumnya Tanihar hanya mendapatkan listrik  hasil menyambung dari rumah anaknya.

“Saya bersyukur dapat bantuan ini. Terima kasih,” ujar nenek berusia 81 tahun.

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, mengatakan penyaluran listrik gratis melalui program BPBL merupakan wujud nyata dari komitmen negara hadir dalam mewujudkan energi berkeadilan. Oleh karena itu, PLN akan terus mendukung upaya pemerintah untuk meningkatkan rasio elektrifikasi (RE) agar seluruh masyarakat dapat mengakses listrik sehingga mendorong roda perekonomian.

Darmawan juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang mendukung program BPBL sehingga bisa melampaui target. PLN juga siap mengikuti arahan pemerintah dan berkolaborasi kembali untuk menyalurkan program BPBL di tahun depan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here