Unit bisnis produksi emas dan tembaga PT Bumi Suksesindo di Tujuh Bukit Operations atau yang lebih dikenal dengan sebutan Tumpang Pitu, Banyuwangi, Jawa Timur. (BSI)

Jakarta, Petrominer – PT PLN (Persero) memastikan kesiapannya untuk memenuhi kebutuhan listrik pelanggan, khususnya industry pertambangan. Badan Usaha Milik Negara (BUMN) ini pun menjamin pasokan listrik sangat handal dan mencukupi untuk mendukung produktivitas dan pengembangan industri pertambangan.

Hal itu disampaikan Direktur Niaga dan Manajemen Pelanggan PLN, Bob Saril, usai menyaksikan penandatanganan MoU anta PLN dengan PT Bumi Suksesindo (BSI) untuk pasokan listrik yang handal di wilayah Jawa bagian Timur.

“Kami menyambut baik kerja sama ini. Kami berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan listrik terbaik, handal dan kompetitif. Sementara industri bisa jadi lebih fokus mengembangkan bisnisnya dan lebih efisien,” ujar Bob, Rabu (15/9).

Bob menjelaskan, untuk menunjang kebutuhan listrik industri, saat ini PLN juga sedang membangun infrastruktur jaringan listrik 500 kVA di wilayah Banyuwangi yang nantinya akan menghubungkan sistem kelistrikan Jawa bagian Timur. Hal ini sebagai salah satu bukti bahwa PLN siap mendukung pasokan listrik untuk industri.

“Kami akan memperkuat jaringan kelistrikan di seluruh Indonesia, khususnya di Jawa sehingga ini bisa menjadi jaminan kepada dunia Industri untuk melakukan pengembangan dan meningkatkan investasi di Indonesia,” ungkapnya.

Kesepakatan tersebut diteken oleh Direktur Utama Bumi Suksesindo, Boyke P. Abidin, dan General Manager PLN UID Jawa Timur, Adi Priyanto. Melalui nota kesepahaman ini, PLN akan memasok kebutuhan listrik BSI sebesar 260 MVA untuk pengembangan wilayah pertambangannya di Banyuwangi, Jawa Timur.

Terletak di Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, Kabupaten Banyuwangi, Provinsi Jawa Timur, BSI berfokus pada unit bisnis produksi emas dan tembaga di Tujuh Bukit Operations atau yang lebih dikenal dengan sebutan Tumpang Pitu.

Boyke mengapresiasi langkah PLN dalam mengamankan pasokan kelistrikan. BSI optimistis kerjasama dengan PLN ini bisa meningkatkan produktivitas dan meningkatkan efisiensi.

“Kesempatan ini kami gunakan untuk mewujudkan rencana besar kelanjutan tambang emas di Banyuwangi. Tapi pengembangan butuh energi lebih besar. Maka kami percayakan ini kepada PLN,” ujarnya.

Presiden Direktur PT Merdeka Copper Gold Tbk, Albert Saputro, selaku induk holding dari BSI, juga menyambut baik kerjasama antar kedua perusahaan ini. Albert mengapresiasi dan percaya kinerja PLN mampu mendukung pengembangan bisnis pertambangan di Indonesia.

Menurutnya, penambahan tenaga listrik nantinya digunakan untuk mendukung Proyek Tembaga Tujuh Bukit. Pengembangan proyek tembaga ini adalah bagian pertumbuhan Merdeka Copper Gold menjadi perusahaan tambang mineral terdepan di Indonesia.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here