Banyuwangi, Petrominer – PT PLN (Persero) sigap mengamankan aliran listrik ketika terjadi bencana banjir bandang di Desa Alas Malang, Kecamatan Singojuruh, Banyuwangi, Jawa Timur, Jum’at lalu (22/6). Banjir bandang mengalir sekitar jam 09.30 WIB dan air mulai meluap di desa tersebut sekitar 10.30 WIB.
PLN pun dengan sigap membantu warga terkena dampak untuk memulihkan keadaan saat dan pasca banjir bandang. Adapun warga yang terkena dampak sekitar 625 kepala keluarga.

Pada saat banjir mulai meluas di Daerah Aliran Sungai (DAS), PLN Rayon Rogojampi Area Banyuwangi mulai melakukan pengamanan dengan memutuskan aliran listrik di gardu melalui jurusan utama pada panel trafo yang menuju desa tersebut agar tidak membahayakan masyarakat yang terkena dampak banjir.
Pemutusan aliran listrik tersebut dilakukan dari pukul 10.00 WIB s.d 17.00 WIB. Selama waktu tersebut, PLN selalu berkoordinasi dengan pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banyuwangi.
Selain berkoordinasi dengan pihak BPBD, PLN Rayon Rogojampi juga memantau kondisi tiang-tiang listrik SUTM/SUTR dengan melakukan inspeksi. Setelah dipastikan tidak ada tiang yang roboh maupun tertimpa pohon, PLN kembali mengalirkan listrik ke Desa Alas Malang, Kecamatan Singojuruh sekitar pukul 17.00 WIB. Pasokan listrik ini dibutuhkan masyarakat untuk bisa mendapat penerangan di malam hari, sehingga mereka bisa mengamankan dan menjaga rumahnya.
Sehari setelah banjir terjadi, Sabtu (23/6), PLN Area Banyuwangi memberikan bantuan berupa alat bantu argo dorongan untuk membersihkan lumpur, sekop, cangkul serta menerjunkan personil untuk meringankan beban warga Desa Alas Malang, Kecamatan Singojuruh, Kabupaten Banyuwangi. Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Manajer PLN Area Banyuwangi, Krisantus, bersama Ketua YBM PLN Banyuwangi, Yananto.










Tinggalkan Balasan