Gresik, Petrominer — Sistem kelistrikan wilayah Jawa Timur kian handal. PT PLN (Persero) telah mengoperasikan Trafo nomor 1 Gardu Induk (GI) Bambe berkapasitas 2 x 60 MVA (Mega Volt Ampere). Sejak 26 April 2017, gardu ini di koneksikan dengan SUTT (Saluran Udara Tegangan Tinggi) 150 kV (kilo volt) Karang Pilang – Bambe yang berlokasi di Kabupaten Gresik.
“Dengan beroperasinya GI Bambe, pasokan daya listrik khususnya di wilayah Sidoarjo, Surabaya, Gresik dan sekitarnya mendapatkan tambahan 120 MVA (Mega Volt Ampere). Tambahan ini mampu melayani sebanyak 22.500 pelanggan baru,” ujar Kepala Satuan Komunikasi Korporat PLN, I Made Suprateka, Jum’at (28/4).
Selain berpotensi menambah pelanggan baru, jelas Made, pengoperasian GI Bambe juga memberikan dampak positif pada keandalan sub sistem kelistrikan Jawa Timur. Khususnya di daerah Bambe, Warugunung dan Cangkir..
Lebih lanjut, dia mengatakan bahwa pengoperasian ini telah melalui proses yang sangat panjang terutama soal pembebasan lahan. Kendala utama dalam penyelesaian ini terdapat di pembebasan lahan untuk tapak tower.
“Alhamdulillah dengan dukungan seluruh stakeholder, awal 2017 lahan berhasil dibebaskan, lalu kami bergerak cepat sehingga di bulan Maret 2017 jaringan transmisi 150 kV Karang Pilang – Bambe dapat terselesaikan sehingga GI Bambe dapat beroperasi,” kata Made.
Beroperasinya GI Bambe merupakan bukti dari komitmen PLN dalam menyediakan pasokan listrik yang handal untuk mendukung program Pemerintah khususnya Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Timur sebagai pusat pengembangan industri dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang bergairah.









Tinggalkan Balasan