Jakarta, Petrominer – PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) melanjutkan penandatanganan LoA (Letter of Agreement) tahap ketiga dengan produsen gas hulu. Ini sebagai wujud komitmen melaksanakan implementasi Keputusan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) 89K/ 2020 untuk mendorong kemajuan industri dalam negeri.

Penandatanganan perjanjian penyesuaian harga gas tersebut diselenggarakan oleh SKK Migas secara virtual, Jum’at, (16/6). Disaksikan oeh Menteri ESDM Arifin Tasrif, Kepala SKK Migas Dwi Soetjipto, perwakilan KKS, dan perwakilan pembeli.

PGN Grup menjadi salah satu pembeli dengan Kangean Energy Indonesia Ltd. dan Ophir Indonesia (Madura Offshore) Pty Ltd. yang berlaku sebagai penjual.

Direktur Komersial PGN, Faris Aziz, mengungkapkan bahwa dari Kangean Energy, PGN menyerap pasokan gas sebesar 31,3 BBTUD. Sedangkan dari Ophir Indonesia, PGN menyerap gas sebesar 15 BBTUD.

Dengan demikian, PGN telah menambah dokumen LoA yang ditandatangani menjadi 7 dari total 14 dokumen. PGN terus mengupayakan agar pembahasan pada LoA bisa diselesaikan tanpa kendala yang berarti.

“LoA kali ini menambah daftar produsen gas hulu untuk memasok kebutuhan gas pelanggan PGN di Jawa Timur. Secara keseluruhan, ada sekitar 50 pelanggan industri Jawa Timur yang menerima manfaat Kepmen ESDM 89K/2020 dengan alokasi gas sebesar 74,76 BBTUD. Masih banyak pelanggan yang menanti implementasi Kepmen ESDM 89K/2020 secara keseluruhan. Kami akan mengupayakan yang terbaik,” ungkap Faris.

Beberapa waktu lalu, PGN dan KKKS dari Wilayah Kerja Madura Offshore juga telah melakukan penandatanganan LoA dengan pembelian volume gas yang disepakati sebesar 19 BBTUD. Gas tersebut dialokasikan untuk pemenuhan kebutuhan gas industri di Jawa Timur.

Menurut Faris, Jawa Timur termasuk wilayah dengan pemakaian gas bumi yang cukup tinggi. Pengembangan infrastruktur dan layanan gas bumi pun terus ditingkatkan, seiring dengan pertumbuhan ekonomi masyarakat Jawa Timur yang juga terus meningkat. Sampai saat ini, pelanggan gas PGN di Jawa Timur telah mencapai lebih dari 72.500 pelanggan. Khusus pelanggan industri mencapai lebih dari 550 pelanggan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here