, ,

PGN Siap Layani 154 Ribu Pelanggan Baru Jargas di Jakarta

Posted by

Jakarta, Petrominer – PT PGN Tbk menargetkan dapat membangun 154 ribu sambungan gas rumah tangga (SR) di wilayah DKI Jakarta pada tahun 2022. Melalui produk Gaskita Pintar, subholding gas PT Pertamina (Persero) ini mematok harga Rp 10.000 per M³.

Menurut Direktur Infrastruktur dan Teknologi PGN, Achmad Muchtasyar, pemanfaatan jargas bagi masyarakat DKI Jakarta akan memberikan nilai tambah. Mulai dari penghematan biaya energi, produk yang lebih praktis, nyaman, dan aman.

“Penggunaan jargas Gaskita Pintar dengan harga Rp 10.000 dapat menghemat biaya sekitar 47 persen, jika dibandingkan menggunakan LPG Non Subsidi. Tidak hanya itu, berdasarkan pengujian untuk memasak air 10 liter, pengeluaran biaya menggunakan gas sebesar Rp 1.688. Sedangkan menggunakan LPG diperlukan biaya Rp 2.095,” ungkap Achmad dalam Workshop Percepatan Target Pelaksanaan Pembangunan Jargas di Wilayah DKI Jakarta dengan Pemprov DKI Jakarta, Kamis (7/4).

Lebih lanjut, dia menjelaskan bahwa pelanggan akan mendapatkan sejumlah kelebihan dari Gaskita Pintar. Mulai dari gratis biaya instalasi pipa gas menuju peralatan gas (kompor) sampai 15 meter, gratis konversi kompor sampai dua tungku, dan gratis satu kali pemeriksaan keamanan pipa. Selain itu, pelanggan akan mendapatkan gratis asuransi kebakaran sampai dengan Rp 30 juta.

Tidak hanya menjanjikan keuntungan bagi masyarakat, keberadaan jargas juga membawa manfaat bagi perkembangan DKI Jakarta. Di antaranya adalah dalam mewujudkan Smart City, Program Langit Bersih, dan mengurangi kepadatan lalu lintas. Pasalnya, layanan jargas tidak memerlukan kendaraan operasional untuk menyalurkan gas bumi ke pelanggan.

Meski begitu, Achmad menyatakan bahwa dalam pekerjaan pembangunan jargas rumah tangga di DKI Jakarta memerlukan izin penempatan jaringan utilitas sebelum pelaksanaan pekerjaan. Jargas rumah tangga masuk ke dalam kategori jaringan utilitas, yaitu sistem jaringan instalasi dalam bentuk kabel atau pipa (jaringan utilitas). Oleh karena itu, dukungan kemudahan perizinan Pemprov DKI Jakarta sangat penting dalam pembangunan jargas rumah tangga.

“Pembangunan jargas rumah tangga telah teregulasi secara lengkap dan didukung penuh oleh pemerintah. Infrastrukturnya merupakan objek vital, sehingga semua pihak perlu mendukung terselenggaranya jargas. Dukungan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dibutuhkan khususnya dalam kemudahan hal perizinan terhadap pembangunan jargas rumah tangga di wilayah DKI Jakarta,” ujarnya.

PGN juga diberikan penugasan untuk mengembangkan jargas ke rusun-rusun di DKI Jakarta. Dalam hal ini, PGN telah bekerja sama dengan Jakpro untuk mengembangkan jargas ke 17 rusun yang dikelola oleh Pemprov DKI Jakarta dengan total potensi sebanyak 11.442 unit.

“PGN mengucapkan terima kasih kepada Pemprov DKI Jakarta atas dukungan dalam memastikan program pembangunan jargas PGN memberikan manfaat kepada warga DKI Jakarta dan dapat berjalan tanpa kendala,” tegas Achmad.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *