Probolinggo, Petrominer – PT Perusahaan Gas Negara (PGN) Tbk. telah menyelesaikan pembangunan jaringan gas rumah tangga (jargas) di Kabupaten Probolinggo dan Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur. Pekerjaan yang dimulai 26 April 2019 lalu ini bisa selesai dalam waktu pengerjaan selama 216 hari.

Operasional jargas di kedua provinsi tersebut diresmikan oleh Pelaksana Tugas (Plt.) Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Migas) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Djoko Siswanto, Rabu (16/10). Totalnya ada 8.150 sambungan jargas sesuai penugasan Pemerintah melalui Kementerian ESDM ke PT Pertamina (Persero) melalui PGN selaku sub holding gas.

Peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti dan pengaliran gas oleh Djoko Siswanto. Disaksikan Bupati Probolinggo, Puput Tantriana Sari, Perwakilan Bupati Pasuruan, Perwakilan SKK Migas, Anggota Komite BPH Migas, Sumihar Panjaitan, Perwakilan Direksi Pertamina, dan Direktur Infrastruktur dan Teknologi PGN, Redy Ferryanto .

Djoko menerangkan, jargas di Probolinggo dan Pasuruan terbagi menjadi 11 sektor, dengan rincian di Kabupaten Probolinggo sebanyak lima sektor dan sisanya di Pasuruan. Sementara untuk memenuhi kebutuhan 8.150 sambungan rumah tangga itu, dialokasikan gas sebesar 0,2 MMSCFD yang bersumber dari Husky CNOOC Madura LTd.

Dalam kesempatan itu, Redy melaporkan bahwa hingga akhir tahun lalu, total sambungan jargas yang dibangun menggunakan dana APBN di Jatim sebanyak 65.961 sambungan. Saat ini, PGN mengoperasikan 564.445 sambungan yang sebagian besar dibangun menggunakan dana APBN.

“Banyak sekali manfaat penggunaan gas bumi bagi rumah tangga. Selain bersih, juga menekan subsidi sektor energi. Pemerintah bisa menghemat Rp 178 miliar per tahun. Proyek pembangunan juga menyerap tenaga kerja yang tidak sedikit,” paparnya.

Hingga akhir tahun 2018, total jargas rumah tangga di Indonesia berjumlah 486.229 sambungan. Dari jumlah tersebut, 67 persen atau 325.773 sambungan dibangun menggunakan dana APBN. Sementara 155.771 atau 32,04 persen dibangunan menggunakan dana PGN dan 4.685 sambungan dibangun menggunakan dana Pertamina.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here