PGN Renovasi 50 Rumah Veteran

0
371
Direktur Utama PGN, Hendi Prio Santoso, bertemu dengan anggota veteran, pemilik rumah yang direnovasi PGN.

Jakarta, Petrominer — PT Perusahan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) memberikan bantuan bedah rumah bagi 50 rumah veteran di wilayah Lombok dan Sumbawa, Nusa Tenggara Barat. Ini merupakan rangkaian program BUMN Hadir Untuk Negeri yang diamanahkan kepada PGN.

Menurut Direktur Utama PGN, Hendi Prio Santoso, PGN bekerja sama dengan PT Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) akan merenovasi 50 unit rumah veteran. Tahun ini, PGN akan melakukan renovasi rumah veteran yang tinggal di wilayah Lombok dan Sumbawa, Nusa Tenggara Barat.

“Kami sangat bersyukur PGN dapat menjalankan amanah pada rangkaian program sosial dalam rangka peringatan HUT RI ke-71 Tahun. Kementerian BUMN menugaskan PGN dan ITDC untuk merenovasi 50 unit rumah veteran,” kata Hendi, Rabu (24/8).

Bekerjasama dengan Korem 162 Wira Bhakti, setiap unit mendapatkan alokasi bedah rumah sebesar Rp 40 juta. Total biaya yang dikeluarkan PGN sebesar Rp 1,2 miliar dan ITDC sebesar Rp 800 juta. Selain bentuk sebagai kepedulian terhadap para veteran, bedah rumah ini juga bertujuan untuk memperbaiki rumah tinggal para pejuang kemerdekaan agar layak huni dan nyaman.

Saat ini, proses pengerjaan bedah rumah masih berlangsung, diharapkan 50 unit rumah veteran tersebut selesai pada Desember 2016. Kerjasama ini merupakan bentuk apresiasi dan rasa terima kasih kepada para pejuang kemerdekaan dalam memperjuangkan NKRI.

Tempat Penitipan Anak

Selain melakukan renovasi rumah para veteran, PGN dan ITDC juga membangun 1 unit tempat penitipan anak serta taman baca di Jl Seruling No 09, Mataram Timur, Lombok, NTB.

Bantuan prasarana tersebut akan menyesuaikan dengan kebutuhan masyarakat. Biaya untuk membangun tempat penitipan anak sebesar Rp 170 juta yang nantinya tempat tersebut akan dikelola oleh PAUD Mutiara Hati, sedangkan taman baca sebesar Rp 80 juta dan akan dikelola oleh Balai Pustaka.

“Tempat ini dibangun agar para ibu-ibu pedagang di pasar bisa menitipkan anaknya di PAUD tersebut, tanpa membawa ikut anaknya berdagang di pasar. Jadi ibunya bisa tenang berjualan, anaknya bisa bermain dan belajar di tempat yang layak dan bersih,” jelas Direktur PGN, Danny Praditya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here