Jakarta, Petrominer – Di tengah tekanan pandemi Covid-19 yang masih berlanjut, PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) tetap berkomitmen menambah penyaluran gas bumi ke pelanggan industri baru di berbagai wilayah. Hal ini menjadi komitmen bahwa sebagai Subholding Gas dan bagian dari holding Migas Pertamina, PGN akan terus memperluas manfaat gas bumi yang efisien untuk mendukung kemajuan industri dalam negeri.

Menjelang akhir tahun 2020, PGN masih aktif melaksanakan penyaluran gas pertama kali (gas in) dengan tetap menerapkan protokol kesehatan Covid-19. Kali ini, PGN melaksanakan gas in di PT Oji Sinarmas Packaging di Kawasan Industri Bekasi, Jawa Barat, akhir pekan lalu.

Joint venture dari Oji Holdings Corporation (Jepang) dan PT Purinusa Ekapersada (Sinarmas Group) ini aktif memproduksi karton box (flexible packaging from paper). Perusahaan ini akan menyerap gas dengan estimasi 350 – 1.750 MMBTU per bulan.

“Di Area Bekasi, PGN telah memiliki lebih dari 240 pelanggan industri dan komersial. PT Oji Sinarmas menjadi industri ke 11 yang gas in di tahun 2020, dengan total volume sekitar 25.230 MMBTU per bulan. Kami berharap, penambahan pelanggan industri di wilayah ini dapat semakin meningkat lagi. Di samping kami terus berupaya untuk menjaga keandalan pasokan dan infrastruktur, dan layanan gas bumi,” ujar Direktur Komersial PGN, Faris Aziz, Senin (21/12).

Selain di Kawasan Industri Bekasi, sebelumnya PGN juga telah melaksanakan gas in di Kawasan Industri Dumai, Riau. Tepatnya di PT Wilmar Energi Indonesia, yang akan memakai gas dengan volume sekitar 62.100 MMBTU per bulan.

Wilmar Nabati Indonesia merupakan salah satu bagian dari Wilmar Group yang bergerak di sektor pengolahan kelapa sawit. Perusahaan ini memproduksi produk turunan Crude Palm Oil (CPO) seperti oleokimia, biodiesel, metanol, dan berbagai produk turunan lainnya.

“Tersalurkannya gas untuk memenuhi kebutuhan energi PT Wilmar dan PT Oji Sinarmas menjadi wujud nyata dari komitmen PGN dalam memenuhi kebutuhan gas di Kawasan Industri, khususnya di Bekasi dan Dumai. Semoga ke depan dapat mendukung industri untuk semakin bertumbuh. Penyerapan gas juga semakin tinggi, sehingga PGN dapat semakin terpacu untuk memperluas pemanfaatan gas bumi,” ungkap Faris.

Dengan disalurkannya gas bumi ke pelanggan industri baru, tentunya semakin menambah jangkauan gas bumi PGN di sektor industri. Kini, PGN telah melayani lebih dari 2.550 sektor industri dan komersial.

Efisiensi Produksi

Sementara itu, Boy Hidayat selaku perwakilan dari PT Wilmar mengatakan bahwa kerja sama antara PGN dengan Wilmar menjadi langkah baru dalam penggunaan energi baik gas bumi, sehingga nantinya akan dapat meningkatkan produksi. Apalagi, gas bumi merupakan energi yang handal dan mengalir 24 jam dengan harga yang lebih kompetitif.

“Kami berharap, pemakaian bahan bakar untuk produksi dapat lebih efisien, pasokan gas lancar, dan lebih aman,” ujar Boy.

Selain sebagai energi yang efisien dan dapat menghemat biaya produksi, manfaat penggunaan gas bumi juga dapat mendukung dalam upaya terwujudnya program ramah lingkungan.

“Kerja sama antara PT Oji Sinarmas dan PGN ini akan memudahkan kami dalam rangka untuk mencapai ISO 140001. Artinya ini sangat mendukung program yang ramah lingkungan. Kalau menggunakan bahan bakar lain, emisinya cukup tinggi. Dengan adanya support dari PGN, saya yakin untuk gas akan jauh lebih aman dan ramah lingkungan,” ujar QC Manager PT Oji Sinarmas Packaging, M. Didin Ali ridho.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here