Jakarta, Petrominer – Petrogas (Basin) Ltd. berkomitmen membantu Pemerintah dalam menyiapkan dan meningkatkan kompetensi sumber daya manusia (SDM) di bidang minyak dan gas bumi (migas). Komitmen ini direalisasikan dalam sebuah nota kesepahaman yang ditandatangani bersama Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Energi dan Sumber Daya Mineral, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).
Penandatanganan Nota Kesepahaman dilakukan oleh General Manager Petrogas (Basin) Ltd., Syafri Syafar dan Kepala BPSDM ESDM KESDM, IGN Wiratmaja Puja, Jum’at pagi (8/12) di Ballroom Hotel Grand Hyatt, Jakarta. Turut hadir menyaksikan penandatanganan kesepakatan ini Wakil Menteri ESDM, Arcandra Tahar dan Kepala SKK Migas, Amien Sunaryadi.
“Nota Kesepahaman ini merupakan kerjasama dalam peningkatan kompetensi Sumber Daya Manusia (SDM) bidang energi dan sumber daya mineral. Ini bertujuan untuk menyiapkan percepatan SDM yang andal, berkualitas, dan profesional di bidang energi dan sumber daya mineral,” ujar Syafri usai acara penandatanganan Nota Kesepahaman tersebut.
Dia menjelaskan, kerjasama ini nantinya akan meliputi penyelenggaraan pengembangan SDM melalui beberapa upaya, antara lain: pendidikan, pelatihan, sertifikasi, jasa teknologi, jasa konsultan, dan asesmen. Selain itu, juga akan diselenggarakan beberapa kegiatan bersama, seperti diskusi, seminar, lokakarya, dan workshop. Sementara pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat juga akan menjadi salah satu program yang dibahas di dalam kerjasama ini.
“Melalui kerjasama ini, diharapkan dapat meningkatkan kompetensi SDM di kedua belah pihak, khususnya dalam bidang energi dan sumber daya mineral, sehingga menghasilkan SDM yang andal, berkualitas, dan profesional di bidangnya masing-masing untuk kemajuan dan perkembangan industri hulu migas di Indonesia,” ungkap Syafri.

Sejak 1 Januari 2016, RH Petrogas Limited melalui Petrogas (Basin) Ltd. bertindak sebagai operator di blok Kepala Burung yang berlokasi di Kabupaten Sorong, Papua Barat. Di blok ini, Petrogas (Basin) Ltd. mengoperasikan dua fasilitas produksi. Pertama, fasilitas produksi Kasim Marine Terminal (KMT) untuk produksi minyak mentah yang berasal dari Lapangan Walio, Wakamuk, Cendrawasih, dan Jaya. Kedua, Arar Gas & LPG Plant untuk produksi gas dari Lapangan Arar dan Klalin. Selain itu, RH Petrogas Limited juga memiliki partisipasi sebesar 33,2142 % di blok Salawati Kepala Burung, Papua Barat.
Dalam menjalankan operasinya, Petrogas (Basin) Ltd. mengutamakan aspek HSE, baik itu keselamatan kerja maupun dalam menjaga kelestarian lingkungan. Petrogas (Basin) Ltd. melalui kegiatan operasinya juga mendukung percepatan program-program Pemerintah Republik Indonesia.








Tinggalkan Balasan