, ,

Pertamina Temukan Cadangan Migas di Blok OSES

Posted by

Jakarta, Petrominer – Di tengah hiruk pikuk perayaan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke 76, Pertamina melalui Subholding Upstream mengumumkan keberhasilan dalam pengeboran sumur eksplorasi di perairan Kepulauan Seribu, Jakarta. Sumur yang dibor sejak Maret 2021 itu berhasil menemukan cadangan minyak dan gas bumi (Oil and Gas Discovery).

Melalui anak perusahaan, PT Pertamina Hulu Energi Offshore Southeast Sumatra (PHE OSES) berhasil menyelesaikan pengeboran sumur eksplorasi Fanny-2 dengan status sebagai sumur penemu migas (Oil and Gas Discovery). Ini merupakan bagian dari kegiatan operasi guna menunjang energi dalam negeri.

Direktur Eksplorasi Subholding Upstream, Medi Kurniawan, menjelaskan bahwa pengelolaan kegiatan eksplorasi PHE OSES per tanggal 1 April 2021 berada di bawah Eksplorasi Subholding Upstream Regional Jawa. Pengeboran sumur Fanny-2 merupakan implementasi strategi regional paska restrukturisasi untuk akselerasi pengembangan undeveloped resources di Area Angel Cluster.

“Area ini diharapkan bisa segera berkontribusi dalam menunjang produksi yang berkelanjutan di wilayah PHE OSES, sekaligus mendukung target produksi minyak nasional sebesar 1 juta barel per hari dan gas sebesar 12 miliar standar kaki kubik per hari pada tahun 2030. Hal ini juga menunjukkan paska restrukturisasi PT Pertamina (Persero) dengan pembentukan subholding setelah lebih dari satu tahun telah menunjukkan manfaat positif dengan operasional yang terintegrasi,” ungkap Medi, Selasa (17/8).

Dia mengungkapkan, lokasi sumur Fanny-2 berada di distrik Central Business Unit (CBU) blok OSES, tepatnya berada di area Komplek Eksplorasi Angel Cluster yang berjarak sekitar 2 km sebelah barat Pulau Sabira, Kepulaun Seribu, dan masuk dalam Wilayah Administratif Kabupaten Kepulauan Seribu. Secara khusus, Angel Cluster merupakan area prioritas eksplorasi, di mana pada area ini terdapat beberapa struktur temuan migas yang masih membutuhkan data tambahan untuk pengembangan lapangan.

Sumur Fanny-2 ditajak pada 13 Maret 2021 dan diselesaikan (rig release) pada 24 Juni 2021. Tujuan pemboran sumur Fanny-2 adalah untuk mengkonfirmasi besaran sumberdaya migas di Struktur Fanny. Sumur ini menemukan migas pada lapisan batupasir formasi Talang Akar, dengan hasil uji produksi pada lapisan Lower Zelda layer 44 (DST#2) mengalirkan gas sebesar 4,95 mmscfd dan kondensat 241 BCPD pada bukaan choke 28/64. Selain itu, juga ditemukan minyak dari hasil proses sirkulasi ke permukaan pada lapisan Middle Zelda di DST#3.

“Penemuan minyak dan gas dari sumur Fanny-2 ini adalah bukti bahwa ide baru dan semangat baru dalam mengerjakan lapangan tua (brown field) seperti halnya blok OSES, memberikan hasil yang positif,“ jelas Medi.

Discovery sumur Fanny-2 ini diharapkan dapat diikuti oleh keberhasilan pengeboran sumur-sumur eksplorasi berikutnya. Masih ada tiga prospek di area Angel Cluster yang akan diakselerasi proses bisnisnya, yaitu Nani, Villani dan Tati untuk dieksekusi pemborannya tahun 2022-2023. Penuntasan eksplorasi ini menjadi salah satu prioritas Regional Jawa agar undeveloped resources di area Angel Cluster dapat segera dimonetisasi dan memberikan kontribusi produksi migas di PHE OSES dan Subholding Upstream Pertamina pada umumnya.

“Selamat untuk PHE OSES, khususnya tim eksplorasi, tetap semangat untuk discovery sumur berikutnya,” ucapnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *