Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno.

Jakarta, Petrominer — Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) terus menggodok pembentukan induk usaha (holding) BUMN di sektor energi. Ditargetkan, dua bulan mendatang sudah rampung, dengan dasar hukumnya sebuah Peraturan Pemerintah (PP).

Namun, belum ada kesepakatan terkait nama holding yang akan dipakai nanti. Meski begitu, PT Pertamina (Persero) digadang-gadang untuk menjadi pemimpin (lead holding) BUMN Energi tersebut. Sedangkan BUMN lain seperti PT Perusahaan Gas Negara (PGN) akan menjadi anak usahanya.

“Pada dasarnya, kami masih pakai nama Pertamina sebagai holding-nya. Kemarin saya sudah bicara dengan Menteri Keuangan, yang sudah selesai adalah Pertamina ini dan sedang diajukan PP-nya,” ujar Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno di sela-sela acara peringatan HUT Kementerian BUMN yang digelar di kantor pusat Pertamina, Rabu (13/4).

Menurut Rini, alasan pemilihan Pertamina menjadi lead holding dikarenakan sahamnya 100 persen dimiliki oleh negara. Dari keputusan yang diambil secara internal, penunjukkan perusahaan lead holding bukanlah perusahaan yang sebagian kepemilikannya dikuasai oleh publik.

“Kalau perusahaan publik kan sudah tidak 100 persen milik Pemerintah,” jelas Rini.

Setelah melakukan kajian bersama Kemenkeu, Kementerian BUMN akan melakukan kajian bersama Kemenkeu ini nantinya akan dibawa ke Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).

Selain Holding Energi, tahun ini Kementerian BUMN juga akan membentuk tiga holding lagi yang akan rampung, yaitu holding jalan tol, tambang, dan keuangan.

Menanggapi hal tersebut, Direktur Utama Pertamina, Dwi Soetjipto, mengatakan bahwa perusahaannya sudah menyiapkan proses menjadi lead holding dalam waktu setahun terakhir. Atas dasar itu, Pertamina sudah siap apabila didaulat menjadi holding BUMN Energi, karena dinilainya memiliki manfaat tersendiri.

“Bagi kami manfaat holding ini adalah aset akan semakin besar, sehingga kemampuan investasi Pertamina akan semakin besar. Jika ada sinergi, maka siapapun yang terlibat di dalam sinergi itu akan mendapat manfaat,” jelas Dwi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here