Fuel Terminal (Terminal BBM) Jambi.

Palembang, Petrominer – PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region II Sumbagsel mentargetkan penyaluran biosolar B30 bisa rampung di semua wilayah operasionalnya akhir Januari 2020 nanti. Pasokan bahan bakar minyak (BBM) tersebut diambil dari masing-masing Fuel Terminal (FT) terdekat.

“Sesuai mandat yang diberikan, Pertamina akan secara bertahap melakukan penyaluran biosolar B30 di seluruh wilayah operasionalnya. Untuk Sumbagsel, hingga hari ini tercatat empat dari lima provinsi yang sudah menyalurkan Biosolar B30 dari masing-masing Fuel Terminal di provinsinya,” ujar Region Manager Communication & CSR Sumbagsel, Rifky Rakhman Yusuf, Jum’at (10/1).

Setelah sukses menyalurkan biosolar B30 di awal Desember 2019 lalu untuk Provinsi Sumatera Selatan dan Lampung, Pertamina MOR II kembali melaksanakan komitmennya untuk menyalurkan biosolar B30 di Jambi dan Bangka Belitung.

Selasa lalu (7/1), Pertamina telah menyalurkan biosolar B30 di Provinsi Jambi melalui FT Jambi. Sementara FT Tanjung Pandan, Belitung, sudah mulai menyalurkan B30 mulai Kamis (9/1). Dan hari ini (Jum’at, 10/1), penyaluran perdana biosolar B30 mulai dilakukan di Bangka melalui FT Pangkal Balam.

“Jadi secara bertahap, kami targetkan seluruh FT di wilayah Sumbagsel per Januari 2020 ini sudah menyalurkan biosolar B30 ke seluruh SPBU di seluruh provinsi, sehingga sejak awal tahun masyarakat sudah bisa menikmati produk ramah lingkungan ini,” tegas Rifky

Biosolar B30 adalah bahan bakar dengan kandungan minyak nabati dari kelapa sawit atau Fatty Acid Methyl Ester (FAME) sebanyak 30 persen. Bagi Pertamina, proses produksi biosolar B30 akan lebih efisien dalam hal penggunaan bahan baku minyak mentah tanpa mengurangi efek untuk performa kendaraan. Sementara bagi masyarakat, mereka akan berkontribusi terhadap keasrian lingkungan karena emisi gas buang biosolar B30 memiliki tingkat pencemaran yang lebih rendah.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here