Penyerahan modul Kurikulum Tematik Pengelolaan Sampah untuk PAUD di seluruh Kabupaten Karawang, Jawa Barat.

Karawang, Petrominer – Selain menjalankan tugas utama menjaga ketahanan energi nasional melalui kegiatan eksplorasi dan produksi minyak dan gas bumi, PT Pertamina EP senantiasa memberikan nilai tambah terhadap masyarakat dan lingkungan di sekitar operasi. Seperti yang dilakukan Pertamina EP Asset 3 Subang Field dalam program pendidikan anak usia dini (PAUD).

Dengan menggandeng PAUD Alam Al-Firdaus, Southeast Asian Ministers of Education, regional Centre For Early Childhood Care Education and Parenting (SEAMEO CECCEP) serta Pemerintah Kabupaten Karawang, Pertamina EP Subang Field menyusun kurikulum tematik pengelolaan sampah untuk siswa PAUD. Inisiasi dan inovasi penyusunan kurikulum tematik pengelolaan sampah untuk siswa PAUD tersebut telah membuahkan hasil. Malahan kini siap diterapkan dan dijadikan bahan ajar di seluruh wilayah Kabupaten Karawang.

Menurut Direktur SEAMEO CECCEP, Dwi Priyono, kurikulum tematik pengelolaan sampah untuk PAUD ini memiliki standar internasional. Artinya, layak untuk diterapkan di lingkup nasional maupun internasional.

”Kami menilai contoh baik ini tidak hanya layak di lingkup Indonesia, melainkan hingga di Asia Tenggara,” ujar Dwi, Jum’at (10/11).

SEAMEO CECCEP merupakan Organisasi Menteri-Menteri Pendidikan Se-Asia Tenggara yang memiliki misi untuk mengembangkan pendidikan, sains, dan kebudayaan.

Permasalahan lingkungan hidup, khususnya pengelolaan sampah merupakan, sudah menjadi salah satu tugas dan tantangan besar yang dihadapi di seluruh wilayah Indonesia. Berangkat dari kesadaran inilah, Pertamina EP Subang Field secara khusus mengembangkan program CSR yang menitikberatkan pada PAUD. Bersama Yayasan Assolahiyah, Pertamina EP Subang Field bekerja sama dalam pengembangan PAUD Alam Al-Firdaus pada tahun 2017 di Desa Muktijaya, Kecamatan Cilamaya Kulon, Kabupaten Karawang.

Keberhasilan program CSR PELITA (Pendidikan Lingkungan untuk Anak) yang dijalankan Pertamina EP Subang Field ini mendapatkan sejumlah apresiasi. Untuk skala nasional, apresiasi didapatkan dari Kementerian Pendidikan pada tahun 2019. Sementara di tingkat internasional, dapat penghargaan The Peer Awards di Inggris pada tahun 2018.

PEP Subang Field berharap apa yang telah dilaksanakan PAUD Alam Al-Firdaus dapat memberikan manfaat yang luas bagi PAUD-PAUD lainnya, terutama PAUD di Karawang.

“Semoga kita semua dapat senantiasa mewujudkan Karawang sebagai Kabupaten Interasih (indah, tertib, aman, bersih),” ujar Pjs. Field Manager Pertamina EP Subang Field, Gatot Simanjuntak.

Acara Sosialisasi Contoh Baik Penanaman Karakter Peduli Lingkungan melalui Penerapan Kurikulum Tematik Pengelolaan Sampah di Satuan PAUD beberapa waktu lalu.

Karakter Peduli

Sementara itu, Kepala Sekolah PAUD Alam Al-Firdaus, Siti Marini, menegaskan bahwa penanaman karakter peduli lingkungan bisa diajarkan melalui berbagai strategi dan cara. Di antaranya adalah pengelolaan sampah, sedekah sampah, menabung sampah, pengurangan sampah plastik, serta pemanfaatan sampah organik dan anorganik.

Menurut Siti, PAUD Alam Al-Firdaus tidak hanya mengajarkan anak-anak perilaku cinta lingkungan dan menerapkan sekolah berbayar sampah, namun juga telah berkembang menjadi agent of change dengan turut mengubah perilaku orang tua murid dan masyarakat sekitar untuk merawat dan melestarikan lingkungan.

“Kami tidak hanya mengajarkan anak-anak cinta lingkugan, namun juga berkembang menjadi agent of change bagi orang tua dan masyarakat sekitar,” ujar salah satu penyusun modul Contoh Baik Pembelajaran Pengelolaan Sampah untuk PAUD ini.

Hal senada juga pernah disampaikan oleh Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Karawang, Dadan Sugardan. Dia pun menyakini bahwa program ini bisa diterapkan di seluruh institusi pendidikan anak usaha dini di Kabupaten Karawang.

”Alhamdulillah, tematik pengeloaan sampah ini dapat digunakan oleh seluruh PAUD, TK, dan institusi pendidikan anak usia dini lainnya di Kabupaten Karawang,” ujar Dadan dalam gelar acara Sosialisasi Contoh Baik Penanaman Karakter Peduli Lingkungan Melalui Penerapan Kurikulum Tematik Pengelolaan Sampah di Satuan PAUD beberapa waktu lalu.

Dia juga menekankan pentingnya pendidikan lingkungan hingga kemudian kurikulum tematik pengelolaan sampah pun perlu diterapkan di PAUD. ”Dalam kerangka character building, pendidikan lingkungan penting ditumbuhkembangkan. Kebiasaan membuang sampah pada tempatnya ternyata lebih terkait kepada kecerdasan karakter,” tegas Dadan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here