Salah satu mural di dinding sungai Ciliwung hasil sinergi Indonesia Power bersama Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Gerakan Ciliwung Bersih serta stakeholder lain. (Petrominer/Fachry Latief)
Gerakan Ciliwung Bersih dengan mural
didinding sungai Ciliwung hasil sinergi Indonesia Power bersama Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. (Petrominer/Fachry Latief)
Pelepasan benih ikan ke sungai Ciliwung untuk menjaga kondisi sungai tetap bersih. (Petrominer/Fachry Latief)
Hasil budidaya sayuran yang dikelola Gerakan Ciliwung Bersih di bantaran sungai Ciliwung. (Petrominer/Fachry Latief)
Menteri LHK, Siti Nurbaya Bakar saat memanen sayuran organik usai kegiatan peresmian mural di dinding sungai Ciliwung. (Petrominer/Fachry Latief)
Menteri LHK, Siti Nurbaya Bakar, melihat langsung kondisi sungai Ciliwung . (Petrominer/Fachry Latief)
Menteri LHK, Siti Nurbaya Bakar, melihat beragam produk olahan dari UMKM binaan binaan Yayasan Sahabat Ciliwung. (Petrominer/Fachry Latief)
Menteri LHK, Siti Nurbaya Bakar, melihat beragam produk olahan dari UMKM binaan binaan Yayasan Sahabat Ciliwung. (Petrominer/Fachry Latief)
Indonesia Power bersama Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI, Gerakan Ciliwung Bersih serta stakeholder lain yang terkait melakukan peresmian Mural di dinding sungai ciliwung yang diresmikan langsung oleh Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Siti Nurbaya Bakar. (Petrominer/Fachry Latief)
Salam TOSS (Tempat Olah Sampah Setempat) pada acara Hari Air Dunia. (Petrominer/Fachry Latief)
Penyerahan cendera mata dari Indonesia Power kepada Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan usai kegiatan peresmian mural di dinding sungai Ciliwung. (Petrominer/Fachry Latief)
Direktur Utama Indonesia Power, M. Ahsin Sidqi, memperlihatkan pellet dari olahan sampah sungai Ciliwung untuk bahan co-firing di PLTU. (Petrominer/Fachry Latief)
Jakarta, Petrominer – Dalam rangka memperingati Hari Air Dunia, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK), Siti Nurbaya Bakar, meresmikan mural di dinding sungai Ciliwung, Sabtu (27/3). Mural itu menjadi media untuk mengedukasi masyarakat tentang ekosistem yang ada di sungai, dengan harapan masyarakat memahami dan ikut menjaga kebersihan air sungai.
Kegiatan ini merupakan sinergi dari PT Indonesia Power bersama Kementerian LHK, Gerakan Ciliwung Bersih (GCB) serta stakeholder lain. Mural ini dikerjakan oleh 10 Seniman berbakat dan 3 orang Crew dari Komunitas Mural Depok, yang merupakan binaan Yayasan Sahabat Ciliwung. Proses pengerjaan dilakukan dalam waktu 15 Hari.
Cat yang digunakan adalah cat ramah lingkungan dengan mematuhi standar VOC (volatile organic compounds) yang berlaku di Indonesia. VOC ini merupakan komponen kimia yang menguap di udara ketika cat diaplikasikan atau ketika proses pengeringan.
Tinggalkan Balasan