, , ,

Pensiun Dini PLTU Batubara Bisa Cegah Kematian 14,5 Juta Jiwa

Posted by

Berlin, Petrominer – Hasil studi terbaru menyebutkan bahwa sebanyak 14,5 juta kematian dini akibat polusi udara dapat dihindari jika dunia berhenti mengoperasikan dan tidak lagi membangun Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) batubara yang ada dalam tahap pembangunan pra-konstruksi hingga tahun 2050. Sementara di Indonesia saja, diperkirakan ada 110 ribu kematian dini dapat dihindari dengan melakukan hal yang sama.

Hasil analisa atas temuan tersebut diterbitkan oleh lembaga think tank yang berbasis di Jerman, New Climate Institute. Analisa tersebut, yang diluncurkan melalui sebuah web interaktif – AIRPOLIM webtool, mengacu dari basis data PLTU batubara yang beroperasi di 24 negara, yang mencakup lebih dari 90 persen dari total pembangkit di seluruh dunia atau sekitar 2.000 gigawatt (GW) dan masih dalam tahap perencanaan atau pra konstruksi sekitar 400 GW.

Salah satu penulis studi itu, Harry Fearnehough, menekankan pentingnya sinergi antara mengambil tindakan untuk memerangi perubahan iklim dan mendorong perbaikan besar dalam kesehatan di seluruh dunia.

“Kita semua sadar betapa merusaknya pembangkit listrik batubara bagi iklim. Sebagai komunitas global, kita perlu segera melepaskan ketergantungan pada batubara untuk memenuhi kebutuhan energi kita. Analisis yang kami lakukan memberikan gambaran global tentang manfaat kesehatan yang dapat diwujudkan dengan mendorong agenda transisi energi yang mendesak, serta menampilkan data dampak dari tingkat nasional, hingga ke detail unit PLTU batubaru,” ujar Harry, Rabu (25/5).

Lebih lanjut, dia memaparkan bahwa pensiun dini PLTU batubara juga akan memberikan manfaat ekonomi sebesar US$ 16,3 triliun. Nilai ini setara dengan menyelamatkan sekitar 425 juta tahun kehidupan, atau memperoleh tambahan 20 hari untuk setiap 7,9 miliar populasi global saat ini.

“Para peneliti menunjukkan bahwa pembangkit listrik batubara yang ada di seluruh dunia berkontribusi terhadap lebih dari 900 ribu kematian dini per tahun,” ungkap Harry.

Hasil studi tersebut juga menunjukkan bahwa analisis dampak kesehatan global yang merugikan dari PLTU batubara didominasi oleh China, yang juga menyumbang lebih dari setengah PLTU batubara global saat ini.

Pengoperasian pembangkit listrik berbahan bakar batubara di China telah menyebabkan lebih dari 720 ribu kematian dini per tahun. Para peneliti memperkirakan pengoperasian pembangkit listrik batubara yang ada dan yang direncanakan di China dapat menyebabkan 21 juta kematian dini selama tiga dekade mendatang. Jumlah tersebut bisa menurun dengan signifikan jika ada tindakan untuk mengurangi konstruksi dan penggunaan PLTU batubara.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *