Tanki timbun BBM di Kilang Balongan, Indramayu, Jawa Barat

Jakarta, Petrominer – Anggota DPR RI, Nurhasan Zaidi, mendesak Pemerintah dan PT Pertamina (Persero) mengambil langkah-langkah yang cepat untuk mengatasi dampak dari kebakaran di area Kilang Balongan, Indramayu, Jawa Barat. Pemerintah juga diminta untuk melakukan audit menyeluruh terhadap seluruh kilang minyak Pertamina.

Nurhasan mengaku kaget dan prihatin dengan kejadian kebakaran ini. Padahal dalam industri minyak dan gas, seharusnya semua sudah dipastikan Zero Accident, standar operasionalnya harus ketat dan dan tidak bisa ditawar untuk semua pihak.

“Jadi, kita akan evaluasi, ini masalah serius, kita akan panggil direktur Pertamina dan bila perlu kita dorong pembentukan panja khusus investigasi, agar musibah sejenis tidak terjadi,” ungkapnya, Senin (29/3).

Anggota DPR dari Fraksi PKS ini juga mendesak Pertamina dan Pemerintah mengambil langkah-langkah yang cepat untuk mengatasi dampak dari peristiwa tersebut, terutama penanganan korban yang mayoritas warga sekitar kilang serta pemulihan kondisi termasuk antisipasi menjalarnya kebakaran.

“Kita semua tau bahwa balongan adalah kilang yang sangat vital bagi industri minyak mentah Indonesia, baru beberapa hari kemarin lalu kebakaran kilang di Balikpapan, kejadian-kejadian ini jadi refleksi dari sistem pengelolaan industri minyak kita, sekarang saat yang tepat untuk berbenah,” tegasnya.

Sesungguhnya kasus kebarakan dan permasalahan kilang minyak bukan kali pertama terjadi. Bahkan beberapa hari sebelumnya juga terjadi percikan api mendadak muncul di areal Kilang Balikpapan. Namun insiden yang terjadi Jum’at (26/3) segera bisa diatasi.

“Tentu ini menjadi langkah penting untuk melakukan audit menyeluruh terhadap seluruh kilang minyak PT Pertamina. Di sisi lain juga otoritas seperti BPH Migas dan Kementerian ESDM harus serius memastikan seluruh langkah revitalisasi kilang dilakukan dengan serius,” ujar Nurhasan.

Tim Investigasi

Sementara itu, Anggota Komisi VII DPR RI, Rofik Hananto, meminta agar segera dibentuk tim investigasi untuk mengetahui penyebab kebakaran di area Kilang Balongan, Indramayu, Jawa Barat. Pemerintah maupun Pertamina juga diminta kepastian terkait pasokan BBM ke masyarakat.

“Terkait musibah kebakaran Kilang minyak Pertamina RU VI Balongan dini hari tadi, saya mengucapkan turut berbelangsungkawa atas terjadinya musibah ini. Kami mendorong agar segera dibentuk tim investigasi yang mendalam untuk mengetahui penyebab kebakaran ini,” tutur Rofik.

Dia juga meminta agar Pertamina dapat memastikan pasokan BBM di Banten, DKI dan sebagian Jawa Barat tetap terjaga dengan baik. Dengan begitu, insiden tersebut tidak mengakibatkan krisis BBM dan ketergantungan terhadap impor BBM.

“Saya minta kepada Pertamina untuk memastikan pasokan BBM khususnya di Banjabar tetap terjaga dengan baik, jangan sampai dengan musibah kebakaran yang terjadi di Kilang Balongan dapat mengakibatkan krisis BBM dan ketergantungan terhadap impor BBM,” tegas Legislator dari PKS itu.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here