Jakarta, Petrominer – Standar Nasional Indonesia (SNI) bagi produk-produk pelumas di Indonesia sudah mulai diterapkan per 10 September 2019 lalu. Kebijakan yang mengacu pada Peraturan Menteri Perindustrian No. 25 Tahun 2018 ini menetapkan bahwa produk-produk pelumas yang tidak ber-SNI harus ditarik dari peredaran di Indonesia dan dimusnahkan atau diekspor kembali.
Berdasarkan aturan baru tersebut, pelumas otomotif yang beredar di Indonesia dan wajib mencantumkan logo SNI adalah pelumas mesin bensin 4 tak kendaraan bermotor, mesin bensin 4 tak sepeda motor, mesin bensin 2 tak dengan pendingin udara, mesin bensin 2 tak pendingin air, mesin diesel putaran tinggi, roda gigi transmisi manual dan gardan, serta transmisi otomatis
Implementasi SNI ini disambut baik oleh para pelaku bisnis pelumas. Malahan, kebijakan tersebut disebutnya sebagai upaya untuk meningkatkan taraf produk pelumas yang diproduksi di Indonesia. Pasalnya, produk pelumas domestik bakalan mengikuti standar internasional.
Seperti yang disampaikan Strategic Director PT Pana Oil Indonesia, Raymond Widjaja, di sela-sela acara Pameran Produk Kimia Hilir 2019 di Kementerian Perindustrian, Selasa (10/9). Sebagai salah satu pelaku bisnis pelumas di Indonesia, PanaOIL telah berhasil meraih sertifikat SNI pada semua produk pelumas yang didistribusikan.
“Sebagai produk yang diproduksi di Indonesia, PanaOIL berkomitmen untuk menghadirkan produk-produk berkualitas bersertifikasi SNI, dengan harapan konsumen di Indonesia bisa mendapatkan produk berkualitas sesuai baku mutu di Indonesia,” tegas Raymond.
Menurutnya, implementasi SNI akan meningkatkan kualitas taraf produk yang diproduksi di Indonesia. Alasannya, SNI bakal mengharuskan pabrik pelumas mengikuti standar international.
“Sejak awal, kami selalu berkomitmen untuk menghadirkan produk-produk berkualitas bersertifikasi SNI dengan harapan konsumen di Indonesia bisa mendapatkan produk berkualitas sesuai standar International. Produk-produk kami sudah lama diterima dan diuji coba dengan baik di mesin-mesin berstandar international di banyak industry,” ujar Raymond.
Lebih lanjut, dia menjelaskan bahwa PanaOIL telah bekerja sama dengan Gojek Indonesia dalam mengeluarkan produk pelumas yang diciptakan dengan teknologi khusus “Synthetic Ester” untuk kendaraan roda dua. Produk pelumas untuk baik mesin matik maupun manual tersebut berspesifikasi 10W30 dan 10W40. Pelumas ini dinamakan Oli Swadaya dan khusus untuk memenuhi kebutuhan mitra Gojek.
“Kerjasama dengan Gojek ini makin menambah keyakinan kami bahwa produk kami bisa diterima oleh masyarakat Indonesia,” tegas Raymond.









Tinggalkan Balasan