Palu, Petrominer – PT Pertamina (Persero) berupaya membantu aksi cepat tanggap Pemerintah dalam menangani korban gempa. Salah satunya dengan terus menyalurkan LPG ke wilayah Palu dan Donggala. Sebanyak 10 truk siap diberangkatkan dari Makassar untuk mengangkut 6.100 tabung LPG.
Unit Manager Communication & CSR Marketing Operation Region (MOR) VII, M. Roby Hervindo menjelaskan, Pertamina telah menyiapkan pengiriman LPG dari berbagai ukuran tabung. Jumlah tabung berikut isi yang dikirim hari ini sebanyak 750 tabung Bright Gas 12 Kilogram (Kg), 2500 tabung Bright Gas 5,5 Kg, 50 tabung LPG 50 Kg, dan 2800 tabung LPG 3 Kg.
“Setelah pengiriman tabung gas LPG hari ini melalui Kapal TNI, rencananya akan ditambahkan lagi muatan LPG 3 kg. Untuk itu, kami masih berkoordinasi untuk penyediaan armada truknya agar pasokan tiba di lokasi secepatnya,” kata Roby, Rabu sore (3/10).
Sementara untuk masyarakat umum, menurutnya, per Rabu sore ini Pertamina telah menggelar operasi pasar tepatnya di depan Terminal BBM Donggala. Sebanyak 560 tabung LPG Subsidi telah disalurkan untuk melayani kebutuhan gas rumah tangga. LPG 3 Kg tersebut diangkut dengan truk dari Makassar dan tiba di Posko Peduli Pertamina DPPU Mutiara Sis Al Jufri Palu, Rabu siang.
Untuk memasok kebutuhan LPG bagi pengungsi, sejak Senin (1/10), Pertamina juga telah menyerahkan 12 tabung Bright Gas ukuran 12 kg ke Posko Pengungsian PLN yang melayani korban terdampak gempa sekitar 600 jiwa. Setelah sebelumnya juga disalurkan 17 tabung Bright Gas 12 kg ke Pusat Posko Dapur Umum di Dinas Sosial.
Adapun 3 armada yang mengangkut tabung Bright Gas 12 Kg sebanyak 809 tabung dan 30 tabung ukuran 50 Kg beserta regulator, saat ini menuju Pasangkayu dan melaporkan ke Posko Keamanan untuk mendapat dukungan pengawalan kepolisian, agar pasokan aman sampai di Kota Palu.
“Dengan pengawalan polisi, truk akan menempuh perjalanan sekitar 3 sampai 4 jam menuju Palu dan diperkirakan tiba sekitar pukul 20 di lokasi DPPU,”ungkap Roby.
Sementara untuk pemulihan suplai LPG, untuk tahap pertama, Pertamina telah mengoperasikan SPPBE Muhsans yang akan menyediakan Elpiji Subsidi dengan operator yang ada sambil menunggu 16 orang operator bantuan yang diberangkatkan dari Pare Pare dan Mamuju.
Sebagai informasi, Selasa kemarin (2/10), sebanyak 441 tabung Bright Gas 12 Kg dan 70 tabung LPG 50 kg yang diangkut KRI dari Makassar tiba di Palu telah diserahkan ke Posko Pertamina di DPPU Palu.








Tinggalkan Balasan