Jakarta, Petrominer – RX Japan kembali akan menggelar Smart Energy Week di Makuhari Messe, Jepang, pada 17-19 September 2025. Perhelatan ini penting bagi para profesional industri yang ingin tetap terdepan dalam lanskap yang berubah pesat, dan menawarkan platform untuk menjawab tuntutan energi saat ini sekaligus solusi berkelanjutan di masa depan.
PR and Media Executive RXPH, Bernice Ravina, menjelaskan pameran internasional ini akan menampilkan lebih dari 500 exhibitor dan pakar terkemuka. Mereka akan memamerkan teknologi terbaru di bidang hidrogen, surya, angin, baterai, jaringan pintar (smart grid), dan lainnya.
“Event ini akan mempertemukan para pemimpin global di bidang energi terbarukan, menawarkan platform bagi para profesional untuk menemukan teknologi inovatif, mendapatkan wawasan yang dapat ditindaklanjuti, dan menjalin kolaborasi yang berdampak untuk memajukan sektor energi,” ujar Ravina dalam siaran pers yang diterima PETROMINER, Senin (18/8).
Dengan komitmen untuk mendorong kolaborasi dan memberikan wawasan yang dapat ditindaklanjuti, dia menggarisbawahi pentingnya event ini sebagai kekuatan pendorong kemajuan di seluruh sektor hidrogen dan sel bahan bakar. Sejumlah keynote speech akan tampil selama tiga hari sesi utama yang akan mencakup topik-topik seperti dampak perubahan iklim terhadap energi, transisi menuju ekonomi sirkular, dan strategi untuk mengelola dekarbonisasi guna mencapai tujuan netralitas karbon 2050.
“Ada sesi utama yang akan membahas perubahan iklim, ekonomi sirkular, dan strategi dekarbonisasi, dengan pembicara di antaranya dari ITER, QuantumScape, Honda R&D, serta Kementerian Ekonomi, Perdagangan dan Industri Jepang (METI),” ungkap Ravina.
Selain itu, para peserta juga dapat memanfaatkan 100 sesi konferensi yang dipimpin oleh para pakar dan panelis ternama. Untuk mengetahui lebih lanjut, kunjungi https://www.wsew.jp/autumn/en-gb.html#/
Pameran tahun ini menampilkan empat area khusus baru, yang masing-masing menyoroti kemajuan revolusioner, yakni:
- Fusion Power World, yang menyoroti teknologi fusi nuklir generasi mendatang untuk masa depan energi.
- BIPV World, yang memamerkan inovasi fotovoltaik terintegrasi bangunan, yang menggabungkan energi surya secara mulus dengan arsitektur.
- Floating Offshore Wind World, yang membuka potensi teknologi terapung untuk memajukan tenaga angin di lepas pantai.
- Energy Storage System (ESS) World, yang mengeksplorasi teknologi penyimpanan mutakhir yang dirancang untuk memberi daya pada jaringan listrik secara lebih efisien.
“Smart Energy Week bukan hanya tentang teknologi. Ini tentang membina koneksi. Para peserta dapat menantikan sesi jejaring terstruktur yang dirancang untuk mendorong kolaborasi dan inovasi,” tegas Ravina.








Tinggalkan Balasan